Gresik – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik memberikan apresiasi tinggi kepada PT Smelting atas komitmen berkelanjutannya dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat.
Kerja sama yang telah terjalin lama ini kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyasar berbagai sektor literasi di Kabupaten Gresik.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, Budi Raharjo, menyampaikan bahwa PT Smelting secara konsisten terus memberikan kontribusi nyata yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
“Saya selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sangat mengapresiasi dukungan dari PT Smelting yang konsisten turut serta membangun literasi di Kabupaten Gresik,” ujar Budi Raharjo, Kamis (21/05/2026).
Bantuan yang diberikan selama ini dinilai sangat beragam dan kontekstual dengan kebutuhan daerah, mulai dari pengadaan buku, penyediaan kendaraan operasional untuk perpustakaan keliling, hingga dukungan fasilitas untuk taman baca, komunitas literasi, serta perpustakaan sekolah.
Momentum penting ini juga ditandai dalam rangka peringatan Hari Buku yang jatuh pada tanggal 17 Mei 2026 lalu. PT Smelting secara khusus menyalurkan bantuan buku kepada tiga Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Gresik, yaitu MI Al-Karimi (Tebuwung, Dukun), MI Tarbiatus Shibyan (Sumengko, Duduksampeyan), dan MI Islamiyah (Waton, Sidayu).
Budi Raharjo menambahkan, bahwa intervensi melalui program CSR ini menjadi angin segar bagi ekosistem pendidikan di madrasah-madrasah tersebut agar para siswa semakin gemar membaca.
“Kontribusi lewat bantuan buku ini menjadi tambahan energi luar biasa bagi pihak sekolah. Kami berharap bantuan ini merangsang minat baca anak-anak sejak dini dan menghidupkan kembali budaya literasi di lingkungan madrasah,” tambahnya.
Meskipun saat ini zaman telah memasuki era digital yang masif, eksistensi buku fisik dinilai tetap memiliki tempat dan makna yang mendalam bagi perkembangan kognitif anak.
Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh Senior Staff of General Affairs PT Smelting, Rachmayani. Ia menekankan bahwa inovasi teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan esensi dari sebuah buku.
“Teknologi boleh berkembang, tapi buku tidak pernah kehilangan makna, karena buku adalah jendela dunia,”tegas Rachmayani.
Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan PT Smelting, diharapkan angka minat baca di Kabupaten Gresik terus meningkat, sekaligus melahirkan generasi muda yang berwawasan luas dan berkarakter.
Reporter : Angga Purwancara







