Menu

Mode Gelap
Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik Berenang di Wisata Ranu Betok Probolinggo, Dua Pemuda Tewas Tenggelam Tekan Biaya Produksi, Gapoktan Wirajaya Leces Sukses Terapkan Teknologi Nitrobakter dan Jadam Sulfur Rahasia Sehat dari Si Ungu: Mengenal Deretan Manfaat Teh Daun Ungu bagi Tubuh Viral Begal Nakes di Probolinggo Ternyata Rekayasa, Ini Motif Aslinya! Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI

Pemerintahan

Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI

badge-check


					Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI Perbesar

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo terus mengintensifkan sosialisasi layanan dan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Langkah ini diambil agar masyarakat yang ingin mengadu nasib ke luar negeri memahami prosedur yang benar dan terhindar dari praktik penempatan ilegal.

Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi yang digelar pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata dari nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Probolinggo dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) yang telah ditandatangani pada Desember 2025 lalu.

Uniknya, sosialisasi kali ini dilakukan secara kolaboratif bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo. Disnaker memanfaatkan momentum pelatihan petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 yang sedang berlangsung di waktu yang sama.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo, Saniwar, mengungkapkan bahwa pelibatan petugas lapangan Sensus Ekonomi ini adalah strategi jitu untuk memperluas jangkauan informasi. Petugas sensus dinilai sebagai perpanjangan tangan yang efektif karena berinteraksi langsung dengan warga dari rumah ke rumah.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan pemahaman kepada para petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 mengenai syarat dan prosedur menjadi Pekerja Migran Indonesia yang benar. Harapannya, saat mereka bertugas di lapangan, informasi ini bisa diteruskan kepada masyarakat yang memiliki keinginan bekerja ke luar negeri,” ujar Saniwar.

Saniwar menambahkan, pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 ini diikuti oleh sekitar 1.300 orang yang tersebar di beberapa lokasi. Jumlah yang besar ini menjadi momentum emas untuk mengedukasi masyarakat secara masif mengenai pentingnya menjadi PMI prosedural.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo berkomitmen penuh untuk menekan angka PMI non-prosedural. Menurut Saniwar, risiko yang dihadapi pekerja yang berangkat secara ilegal sangat besar, terutama jika terjadi kecelakaan kerja atau tersandung masalah hukum di negara penempatan.

“Kami ingin memastikan masyarakat memahami bahwa bekerja ke luar negeri harus melalui jalur resmi. Dengan cara itu, hak-hak pekerja dapat terlindungi dan mereka memperoleh perlindungan hukum dari negara,” jelasnya.

Ia menegaskan, jika masyarakat nekat berangkat melalui jalur ilegal, negara akan menghadapi keterbatasan dalam memberikan perlindungan maksimal jika terjadi masalah di kemudian hari.

Meski fokus pada pencegahan jalur ilegal, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menegaskan tidak akan lepas tangan jika ada warganya yang tertimpa musibah di luar negeri.

Saniwar memastikan bahwa pemerintah daerah akan selalu hadir memberikan bantuan, pendampingan, hingga penanganan bagi warga yang mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia di negara perantauan.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, pemerintah harus hadir untuk warga yang mengalami kecelakaan kerja maupun meninggal dunia di luar negeri. Mereka tetap warga Kabupaten Probolinggo yang membutuhkan perhatian dan pendampingan dari pemerintah daerah,” pungkas Saniwar.

Reporter: Hilmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Angkat Isu Kekerasan Anak, Dinas KBPPPA Gresik Gelar Lomba Film untuk Pelajar SMP

23 Mei 2026 - 13:10 WIB

Dishub Gresik Tanamkan Nilai Etika dan Disiplin Lewat Edukasi Lalu Lintas Sejak Dini

13 Mei 2026 - 09:34 WIB

Investasi Keselamatan, Dishub Gresik Masifkan Edukasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini

30 April 2026 - 14:20 WIB

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak

2 April 2026 - 18:33 WIB

Trending di Pemerintahan