Gresik – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan 95 ribu liter air bersih ke sejumlah desa yang mengalami kekeringan selama musim kemarau. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Baznas Gresik Peduli Tanggap Bencana untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Kepala Pelaksana Baznas Gresik, Muhtadin, mengatakan distribusi bantuan telah dimulai sejak 3 Oktober 2026. Hingga pertengahan Oktober, sebanyak 19 tangki atau setara 95 ribu liter air bersih telah disalurkan.
“Program Baznas Gresik Peduli Tanggap Bencana ini salah satunya diwujudkan melalui bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Muhtadin, Kamis (15/10/2026).
Bantuan tersebut menjangkau Desa Dohoagung di Kecamatan Balongpanggang, Desa Sirnoboyo di Kecamatan Benjeng, Desa Surowiti di Kecamatan Panceng, serta Desa Serowo, Mojoasem, dan Ngawen, termasuk Dusun Asemanis, di Kecamatan Sidayu. Penyaluran juga menyasar wilayah Ganggang dan Tanggulangin di Kecamatan Balongpanggang.
Dalam pelaksanaannya, Baznas Gresik bersinergi dengan Baznas Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Pendataan lokasi yang mengalami kekeringan dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik.
Muhtadin menambahkan, penyaluran bantuan masih akan berlanjut. Baznas Gresik menyiapkan tambahan delapan tangki atau sekitar 40 ribu liter air bersih yang direncanakan didistribusikan pada pekan berikutnya.
“Penyaluran bantuan ini kami lakukan berdasarkan koordinasi dengan BPBD Gresik untuk mengetahui lokasi yang mengalami kekeringan, sehingga bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Bantuan tersebut menegaskan bahwa peran Baznas tidak hanya berfokus pada pengumpulan dan penyaluran zakat maupun pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Baznas juga hadir membantu masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan, termasuk keterbatasan akses air bersih sebagai kebutuhan dasar untuk menjaga kebersihan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,”pungkasnya.
Reporter : Angga Purwancara







