Menu

Mode Gelap
Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

Pemerintahan

Pemdes Bambe Bekerja Keras untuk Mewujudkan TPST 3R

badge-check


					Pemdes Bambe Bekerja Keras untuk Mewujudkan TPST 3R Perbesar

GRESIK, IniBaruBerita.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Bambe, Kecamatan Driyorejo terus bekerja keras memberikan pelayanan dan inovasi maksimal untuk membangun desa.

Salah satunya dengan program pemerintah yaitu Tempat Pengelolahan Sampah Terpadu atau TPST 3R sesuai Nawakarsa Bupati Gresik .

TPST 3R merupakan tempat pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, daur ulang, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah.

Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Gresik melalui Kepala Dinas, Sri Subaidah maupun Pihak Kecamatan Driyorejo, melalui Camat M. Amri.

“yang mana untuk awal pengurukan TPST 3R Desa Bambe dengan luas 1100 hektar dimulai pada tanggal 9 November 2024 sampai saat ini dalam progres pengerjaan” terang H. Mudjiono, langsung dikantor Desa Bambe, Senin, (2/12/2024).

Pihaknya menjabarkan, bahwa pada program ini mendapat bantuan tanah dari PT Suparma Tbk secara gratis.

“Jadi serah terima bantuan tanah urug tersebut juga ditandatangani pihak Kecamatan, dan Dinas Lingkungan Hidup untuk selanjutnya pihak dinas memastikan kondisi tanah kepihak PT Suparma Tbk dengan kondisi tanah layak untuk pengurukan,” terangnya.

Pihak desa menambahkan bahwa pihaknya hanya menyewa mobil MOB dan juga alat berat.

“harapannya dari pihak desa adalah program ini bisa terlaksana dan terwujud, lantaran di support oleh kurang lebih 32 perusahaan serta panitia kegiatan sampai masuk dana hingga kurang lebih 200 juta yang kita gunakan untuk pengurukan dari PADes 40 juta lebih, dana CSR Perusahaan mencapai 100an juta” harapnya.

“nanti rencananya, sisa dari program ini untuk biaya perawatan pengolahan limbah seperti alat pemilah sampah, juga atap.” tambahnya.

Diketahui terkait pengelolahan sampah di Desa Bambe sudah berjalan dari tiga Dusun yaitu, yaitu Dusun Bambe, Sarirejo dan Dusun Ngambar dengan pengambilan sampah memakai 3 unit kendaraan Tossa, dengan tenaga kerja 10 orang dengan Gaji Rp. 2.150.000 per orang per bulan.

“Terkait pengelolahan sampah kita mintai juga iuran ke warga 15 ribu rupiah per rumah termasuk penduduk musiman. Alhamdulillah, walaupun kita belum bisa mengelola seluruhnya, seperti kita bakar dan untuk residunya kita bekerjasama dengan Dinas LH dengan mobil MOB satu minggu dua kali diambil oleh Dinas LH,” pungkasnya.

Pihaknya berharap pada 2025, ada dana masuk kembali dari CSR maupun dari BK dan pihak desa tinggal melakukan pemappingan dan membeli alat pemilah sampah termasuk atap dan conveyor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan