PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Dalam rangka memberikan pelayanan prima terhadap pelaku usaha UMKM dibidang pertanian, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo, Jawa timur, melakukan kunjungan kepada para pengusaha yang ada di kabupaten Probolinggo. Salah satunya terhadap PT Multy Creatif Nusantara , pelaku Usaha Kecil Menengah di Desa Sumur dalam Kecamatan Besuk . UKM ini merupakan pelaku usaha beras kelas premium yang dipasarkan selain melalui pasar konvensional, juga memanfaatkan pasar digital.
Kunjungan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo ini untuk memastikan kelengkapan administrasi peijinan beras dalam kemasan .
“ kedatangan kami selain untuk melihat kwalitas beras dalam kemasan, juga memastikan apakah produk yang di pasarkan tersebut sudah memenhui syarat yang di tetapkan pemerintah, utamanya dari Dinas Ketahanan Pangan,” Ungkap Didik Tulus Plt kepala Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo.
Selain itu DIdik mengatakan bahwa ketersediaan Beras di masa tanam tembakau Kabupaten Probolinggo masih relatif aman. Menurutnya dengan luas cakupan tanaman tembakau saat ini, hanya 9000 hektar lahan yang ditetapkan menjadi lahan tanam tembakau.
“ untuk ketersediaan beras di Kabupaten Probolinggo ini ketersediaan pangannya aman. Karena di Kabupaten Probolinggo ini termasuk juga sentra tanaman padi yang mempunyai lahan tanam padi 37.000 hektar” tambahnya.
Semntara menurut salah satu pengusaha Beras G4 (Genggong) , Mohammad Rizky mengatakan, bahwa probolinggo mempunai lahan pertanian yang luas sehiingga bisa menyerap ketersediaan beras yang ada didaerah ini. Hal ini selaras dengan tujuan pemerintah untuk mendorong usaha UMKM dibidang pertanian agar masuk kedalam ekosistem digital.
“Kami sengaja memprioritaskan hasil padi dari petani langsung , dengan membuat kemasan kwalitas bagus agar mampu bersaing dipasar Digital” tandasnya.







