Gresik – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menanamkan nilai etika dan disiplin kepada pelajar melalui edukasi tertib berlalu lintas sejak usia dini. Kegiatan ini digelar di aula MINU Trate Putra Gresik, Selasa (21/6/2026), dan diikuti sebanyak 60 siswa.
Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Khusaini, menegaskan bahwa edukasi lalu lintas tidak hanya berkaitan dengan aturan di jalan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter anak.
“Kesadaran berlalu lintas itu bukan sekadar soal aturan berkendara, tetapi juga menyangkut etika, moral, norma, dan nilai dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembiasaan sikap disiplin dan tertib di jalan harus ditanamkan sejak dini agar menjadi budaya yang melekat hingga dewasa. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Untuk menciptakan ketertiban dan meningkatkan etika di jalan, harus dimulai sejak usia dini. Karena itu kami menggandeng sekolah agar anak-anak memahami pentingnya tertib berlalu lintas,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa dikenalkan berbagai rambu lalu lintas, mulai dari rambu larangan, rambu perintah, hingga fungsi lampu lalu lintas atau traffic light. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan diingat oleh peserta.
Kepala MINU Trate Putra Gresik, Imron Rosyadi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap edukasi yang diberikan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami harap ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak-anak tahu bagaimana berlalu lintas yang baik dan benar,” katanya.
Ia juga berharap para siswa dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya dalam menerapkan budaya tertib berlalu lintas.
Melalui kegiatan ini, Dishub Gresik berharap lahir generasi yang tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga memiliki kesadaran etika dan disiplin dalam beraktivitas di jalan.
Reporter : Angga Purwancara







