PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo memastikan tiga paket pekerjaan infrastruktur yang menjadi sorotan masyarakat masih dalam tahap pengerjaan. Ketiganya belum memasuki proses serah terima maupun pembayaran akhir.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, menjelaskan bahwa setiap pekerjaan harus diselesaikan sesuai ketentuan kontrak sebelum dinyatakan rampung.
“Proyek tersebut saat ini masih dalam tahap pelaksanaan,” ujar Hengki saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).
Ia menerangkan, penyelesaian proyek tidak hanya dilihat dari progres pekerjaan di lapangan. Pemerintah daerah juga menerapkan pemeriksaan teknis untuk memastikan kualitas dan kuantitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Menurut Hengki, ketika pekerjaan telah mencapai progres 100 persen, tim teknis PUPR akan melakukan pemeriksaan sebelum proses serah terima dan pembayaran akhir dilaksanakan.
Pemeriksaan tersebut mencakup kesesuaian hasil pekerjaan dengan dokumen kontrak, baik dari sisi mutu maupun volume pekerjaan.
Selain pemeriksaan fisik, material yang digunakan juga harus memenuhi persyaratan melalui pengujian laboratorium. Sampel beton maupun hotmix akan diuji untuk memastikan kualitas material yang terpasang sesuai standar teknis.
“Harus lulus sampel uji laboratorium, baik beton maupun hotmix, untuk mengetahui dan menjaga kualitas serta kuantitas pekerjaan yang terpasang,” jelasnya.
Hengki menegaskan, pemeriksaan teknis dan hasil uji laboratorium menjadi bagian penting dari persyaratan administrasi serta teknis sebelum pembayaran 100 persen dapat diproses.
Dengan demikian, pembayaran tidak bisa dilakukan apabila seluruh persyaratan tersebut belum dipenuhi dan dilengkapi oleh pihak penyedia jasa.
Penjelasan PUPR ini sekaligus menegaskan bahwa pekerjaan yang masih berlangsung belum dapat dinilai sebagai proyek yang telah selesai secara administratif maupun teknis.
Masyarakat pun diharapkan dapat memperoleh kepastian bahwa setiap proyek infrastruktur harus melalui tahapan pemeriksaan sebelum dinyatakan selesai dan dibayarkan sepenuhnya. Kualitas hasil pembangunan menjadi hal penting agar fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.
*Tim Redaksi







