Menu

Mode Gelap
Investasi Keselamatan, Dishub Gresik Masifkan Edukasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini Antusias Membludak, Warga Serbu Pengobatan dan Cek Kesehatan Gratis KWGe Peringati HPN 2026 PT Freeport Indonesia Dukung Baksos Kesehatan Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) Pemeriksaan Mata di KWG Temukan 100% Peserta Alami Gangguan Penglihatan, Eyelink Group Bagikan Kacamata Gratis Peduli Warga, KWG Gelar Baksos hingga Cek Mata Gratis Kartini Masa Kini, Nila Yani Dorong Kebijakan yang Menyentuh Perempuan

Pemerintahan

Sat Lantas Polres Probolinggo Cek Kendaraan Operasional, Ada Apa ?

badge-check


					Sat Lantas Polres Probolinggo Cek Kendaraan Operasional, Ada Apa ? Perbesar

Bagikan

SATLANTAS Polres Probolinggo melakukan pengecekan kesiapan kendaraan operasional dan pembentukan tim urai antisipasi kemacetan saat mudik lebaran dilakukan langsung oleh Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Sapari, pada Senin (3/4/2023).

Pengecekan kesiapan itu  Secara satu persatu kendaraan operasional mulai dari kendaraan roda empat dan roda dua di cek bertujuan agar kendaraan operasional aman saat digunakan, dan tim urai juga siap saat ditugaskan.

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Sapari melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Probolinggo Aipda Akmal Tanjung mengatakan, bahwa persiapan menjelang mudik lebaran dilakukan secara bertahap. Mulai dari pemetaan potensi kemacetan hingga upaya yang harus dilakukan.

Termasuk kesiapan personil dan kendaraan operasional yang digunakan dalam melakukan kegiatan. Jika ada yang belum layak akan diperbaiki sebelum bertugas.

“Tim urai juga dibentuk bertugas untuk mengantisipasi kepadatan arus dan kemacetan di wilayah Pantura jalan Nasional, serta wilayah selatan wilayah hukum Polres Probolinggo,” ucapnya.

Akmal melanjutkan, kalau personil akan disiagakan di sejumlah titik ruas jalan yang volume kendaraannya tinggi. Serta akan ada personil yang bertugas mobile, artinya saat ada kepadatan dan kemacetan segera mendatangi lokasi. Agar arus lalu lintas tetap berjalan.

“Selain itu personil yang bertugas juga menginformasikan kondisi arus lalu lintas,” katanya.

Biasanya operasi ketupat dilakukan selama 14 hari, yakni H-7 sebelum hari raya idul Fitri sampai H+7 setelahnya. Kendaraan dan personil dipastikan sudah siap. Sehingga dapat melakukan tugas dengan baik dan maksimal. (Rif/Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investasi Keselamatan, Dishub Gresik Masifkan Edukasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini

30 April 2026 - 14:20 WIB

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak

2 April 2026 - 18:33 WIB

Bantu Warga Jelang Lebaran, BKMS dan Tenant KEK JIIPE Sediakan 2.300 Paket Sembako Murah

12 Maret 2026 - 16:45 WIB

Kinerja Jajaran BPN Bali Diapresiasi, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

12 Maret 2026 - 16:14 WIB

Trending di Pemerintahan