Menu

Mode Gelap
Bukan Sekadar Pusat Belanja, Gressmall Kian Diperhitungkan sebagai Venue Event Bergengsi Raka Raki Jawa Timur Warga Semampir Desak Jalan Rusak Akibat Proyek KDMP Kraksaan Segera Diperbaiki, DPRD Minta Kontraktor Bertanggung Jawab Gressmall Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan HUT ke-81 RI Lewat Lomba Menghias Tumpeng Kepala Kemenhaj Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sururi sebagai Ketua DPD FK KBIHU Gresik  Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta

Pemerintahan

Disebut Tak Pasang Papan Proyek, Kades Pandanan Gresik Membantah: “Itu Dirusak”

badge-check


					Disebut Tak Pasang Papan Proyek, Kades Pandanan Gresik Membantah: “Itu Dirusak” Perbesar

Gresik,inibaruberita.id – Disebut tak memasang papan nama proyek pembangunan rest area yang ada di desanya, Kades Pandanan Kecamatan Duduksampyan Kabupaten Gresik Suryadi membantah keras.

Dia mengatakan, sebelum pelaksanaan pembangunan rest area, pihaknya sudah memasang papan informasi. Namun, sejak beberapa hari ternyata dirusak.

“Papan nama proyek fisik pembangunan rest area Nol Kilometer Desa Pandanan dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya, Kamis (26/10/2023).

Kades Suryadi menyatakan, rest area ini dibangun melalui anggaran dana desa (DD) tahun anggaran 2023. Nantinya, tempat tersebut digunakan sebagai lokasi peristirahatan di batas Gresik – Lamongan.

Selain itu, pembangunan rest area ini nantinya diharapkan menjadi ikon baru di Desa Pandanan, bahkan lebih jauh bisa mendongkrak ekonomi sekitar.

“Jadi rest area yang dibangun ini akan dijadikan jujukan pengendara jalur Pantura untuk istirahat dan nanti masyarakat bisa berjualan disana sehingga bisa mendongkrak perekonomian,” terangnya.

Terkait adanya pengurusakan papan nama proyek, Suryadi sangat menyayangkan. Untuk itu, atas kejadian tersebut, dia akan malaporkan oknum pengrusakan ke pihak berwajib yakni kepolisian setempat

“Kami selaku kepala desa akan menindak lanjuti persoalan ini dan melaporkan kepada pihak yang berwajib atas pengrusakan papan nama tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, pengrusakan papan informasi proyek ini merupakan sabotase yang dilakukan oleh oknum. Apalagi, tak berselang lama, terdapat pemberitaan miring di media daring.

“Jadi janggal, ketika papan itu dirusak, ada oknum media yang tidak bertanggungjawab memberitakan seolah olah tidak ada papan nama dan dibuat berita miring, bahkan tidak pernah konfirmasi,” imbuhnya. (ang/tfq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama

25 Juli 2026 - 03:46 WIB

LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta

20 Juli 2026 - 09:11 WIB

Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh

14 Juli 2026 - 18:12 WIB

Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI

3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Angkat Isu Kekerasan Anak, Dinas KBPPPA Gresik Gelar Lomba Film untuk Pelajar SMP

23 Mei 2026 - 13:10 WIB

Trending di Pemerintahan