Menu ✖

Mode Gelap
Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI Sunday Clinic RS Petrokimia Gresik, Periksa Kesehatan Lebih Fleksibel di Akhir Pekan 25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan

Pemerintahan

Dinas Ketahanan Pangan Gelar Gerakan Pangan Murah

badge-check


					Dinas Ketahanan Pangan Gelar Gerakan Pangan Murah Perbesar

Reporter : Ahmad

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Probolinggo menggelar Gerakan Pangan Murah tahun 2024 di Balai Desa Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/7/2024).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yahyadi, perwakilan dari Kecamatan Dringu serta Kepala Desa Pabean dan Perangkat Desa Pabean.

Dalam Gerakan Pangan Murah ini, DKP bersama mitra menyediakan 100 kg gula pasir seharga Rp 15.500/kg, 40 kg ayam utuh seharga Rp 32.500/kg, 3 botol Tropical 2 L seharga Rp 35.500/botol, 4 kg gula seharga Rp 16.000/kg, 2,5 kg kentang seharga Rp 20.000/kg, 20 boks tongkol seharga Rp 27.000/boks, 5.000 kg beras SPHP seharga Rp 11.250/kg, 250 kg seharga Rp 16.500/kg dan 120 liter minyak seharga Rp 16.000/liter.

Gerakan Pangan Murah ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat Desa Pabean dan sekitarnya. Begitu dibuka, masyarakat langsung menyerbu dengan membeli beberapa komoditi yang dibutuhkan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo Yahyadi menyampaikan gerakan pangan murah ini merupakan wujud kehadiran Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

“Semoga gerakan pangan murah memberikan manfaat kepada seluruh anggota masyarakat dan dimohon kepada seluruh masyarakat untuk dapat tertib dan teratur membeli bahan pangan/pokok,” ungkapnya.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengatakan mengantisipasi tantangan global yang ditandai dengan meningkatnya kenaikan harga sumber energi dan kenaikan harga pangan yang terus berlanjut, maka Pemerintah Daerah harus berupaya memastikan ketersediaan dan keterjangkauan komoditas pangan strategis/pokok sampai tingkat wilayah ditengah tantangan perubahan iklim dan peningkatan inflasi pangan.

“Dalam rangka menjaga stabilisasi harga pangan, mengurangi dampak kenaikan inflasi pangan (kenaikan harga pangan) dan membantu pemulihan ekonomi masyarakat perlu mengoptimalkan sumberdaya anggaran pemerintah untuk mengendalikan inflasi daerah. Salah satu upaya menstabilkan harga pangan dan mengurangi dampak inflasi akibat kenaikan harga komoditas pangan dengan penyelenggaraan gerakan pangan murah,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo

26 September 2026 - 09:39 WIB

DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI

25 September 2026 - 15:00 WIB

25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II

25 September 2026 - 09:51 WIB

Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data

25 September 2026 - 09:27 WIB

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

Trending di Pemerintahan