Menu ✖

Mode Gelap
Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

Pemerintahan

Dispendik Gresik Pastikan Pekan Depan 677 Lembaga Pendidikan Terima BOSDA Tahun 2023

badge-check


					Dispendik Gresik Pastikan Pekan Depan 677 Lembaga Pendidikan Terima BOSDA Tahun 2023 Perbesar

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik memastikan kekurangan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun 2023 bakal disalurkan pekan depan dalam perubahan APBD tahun 2024.

Kepala Dispendik Kabupaten Gresik, S. Hariyanto mengatakan, lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SD/MI ada 441 lembaga dan SMP/MTs ada 236 lembaga di Kabupaten Gresik.

“Kekurangan penyaluran BOSDA tahun 2023 dipastikan cair minggu depan, baik untuk SD/MI sebanyak 441 lembaga dan SMP/MTs sebanyak 236 lembaga,” kata S. Hariyanto, Jum’at (08/11/2024).

Dijelaskan S. Hariyanto, pencairan BOSDA ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Gresik nomor 420/1170/HK/437.12/2024 tentang lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SD/MI di Kabupaten Gresik tahun anggaran 2023.

Sedangkan untuk SMP/MTs berdasarkan SK Bupati Gresik nomor : 420/ 1171 /HK/437.12/2024 tentang lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SMP/MTs di kabupaten gresik tahun anggaran 2023.

“Mulai daftar nama lembaga, alamat dan rincian dana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SK Bupati ini,” jelasnya.

Disebutkan Kadispendik, besaran dana BOSDA untuk SD/MI sebesar Rp. 16.626.120.000 dan untuk SMP/MTs sebesar Rp. 16.260.000.000 merupakan bentuk komitmen Kepala Daerah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik.

“Ini komitmen program Nawakarsa untuk menanggulangi anak-anak yang tidak sekolah atau anak yang putus sekolah, agar bisa memajukan dunia pendidikan dan berpihak pada lembaga pendidikan,” terangnya.

Ditambahkan S. Hariyanto, penyaluran kepada lembaga penerima kekurangan dana BOSDA juga sebagai upaya mewujudkan program Nawakarsa Gresik Cerdas untuk mensejahterakan para guru dan tenaga kependidikan.

“Termasuk meningkatkan kualitas SDM para guru dan tenaga kependidikan. Apalagi bulan November ini adalah bulannya para guru. Semoga penyaluran ini menambah spirit guru dalam memajukan pendidikan di Gresik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan