Gresik – Turnamen Gresik Tennis Point to Point Kapolres Gresik Cup dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara 1 Juli sukses dilaksanakan pada 5-6 Juli 2025 di Lapangan Semen dan PLN Nusantara Power. Pada babak final Tournamen Gresik Tennis Point to Point digelar di Lapangan Semen, Minggu Malam (06/07/2025).
Para pemenang dari masing-masing kategori berhasil menyabet juara antara kategori lain Man Beginner diraih peserta dari Surabaya, Man Intermediate dari Malang, Women Beginner dari Surabaya, dan Women Beginner Upper dari Tulungagung.
Ketua Panitia Grisse Tennis, Ryant Hidayat mengatakan Turnamen Tennis ini terbentuk karena dorongan anak-anak muda yang hobi bermain tenis, mulai dari anak rantau atau anak asli Gresik dengan satu visi untuk membentuk turnamen ini.
“Banyak yang mendorong, makanya pada saat pendaftaran sampai membludak karena tingginya antusiasme. Ada peserta dari Tuban, Gresik, Probolinggo, Surabaya, Malang, Pasuruan dan Tulungagung, jumlahnya sekitar 180 orang yang terdiri dari 90 Tim,” kata Ryant Hidayat.
Dikatakan Ryant Hidayat, tujuan diadakannya turnamen tenis ini juga upaya merangkul pecinta tenis terutama yang amatir atau baru pertama kali dan meningkatkan gairah tenis di Gresik agar lebih tinggi lagi.
“Selain itu, Tournamen ini juga langsung didukung oleh Kapolres Gresik untuk mewadahi hobi-hobi anak muda yang suka bermain tenis dalam suatu kejuaraan,”ujarnya.
Ryant Hidayat juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme peserta. Meski acara ini dilaksanakan untuk pertama kali, memikirkannya bisa menjadikan pengalaman dan pelajaran untuk lebih baik lagi dalam melaksanakan lomba tenis ke depannya.
Sementara salah satu peserta Gresik Tennis dari Tulungagung, Maisya dan Mutiara, merasa senang dan sedikit bingung karena masuk ke kelas Beginner Upper yang seharusnya bukan kelasnya.
“Karena pernah juara di Battle of Java di Malang sehingga masuk ke kelas Beginner Upper. Tapi, Alhamdulillah bisa The Winner,” ujarnya sambil tertawa.
Selama ini, Maisya dan Mutiara mengaku terus berlatih bersama setiap hari, sehingga terjalin chemistry satu sama lain. Oleh karena itu, mereka yakin bisa meraih kemenangan saat Turnamen. Keduanya juga memberikan saran agar ada tambahan kategori saat Turnamen Tennis digelar lagi.
“Harapannya bisa ditambah untuk kategori kelas yang ada dan persiapan venue-nya apabila dilaksanakan di lapangan outdoor. Ketika hujan, ada rencana cadangan untuk memindahkan venue ke indoor agar tidak tertunda turnamennya,”pungkasnya.
Reporter : Angga Purwancara







