Gresik — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar kegiatan kampanye zakat melalui angkutan kota (angkot) sekaligus menyalurkan bantuan kepada para sopir angkot.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam program Gresik Peduli yang dilepas langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Selasa (10/3).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 sopir angkot menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp400 ribu serta paket sembako dari BAZNAS Kabupaten Gresik.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada perwakilan sopir angkot. Pada kesempatan yang sama, Bupati bersama jajaran juga memberangkatkan kampanye zakat melalui kendaraan angkot yang telah ditempeli stiker ajakan berzakat pada kaca bagian belakang kendaraan.
Kampanye zakat melalui angkutan kota ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat lebih luas, mengingat angkot beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Gresik sehingga pesan ajakan untuk menunaikan zakat dapat tersampaikan secara langsung kepada masyarakat.
Program Gresik Peduli menjadi bentuk kolaborasi antara Pemkab Gresik dan BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya pekerja sektor transportasi yang setiap hari melayani mobilitas warga.
Fokus bantuan kepada sopir angkot pada tahun ini juga mempertimbangkan kondisi sektor transportasi yang terus berubah. Dalam beberapa tahun terakhir, pengemudi angkutan kota menghadapi tantangan penurunan jumlah penumpang akibat perkembangan moda transportasi baru serta perubahan pola mobilitas masyarakat.
Sebelumnya, program bantuan serupa juga pernah diberikan kepada pengemudi ojek daring sebagai bagian dari upaya BAZNAS membantu kelompok pekerja di sektor informal.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Gresik atas komitmennya dalam membantu masyarakat, khususnya para sopir angkot di bulan suci Ramadan.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Gresik atas kepeduliannya kepada para sopir angkot, khususnya di bulan Ramadan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menambah semangat bapak-bapak dalam bekerja,” ujar Bupati Yani.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami tantangan yang dihadapi para pengemudi angkutan umum di tengah perubahan sistem transportasi saat ini.
“Perkembangan transportasi memang terus berubah. Namun kami tidak ingin para sopir angkot merasa ditinggalkan. Pemerintah tetap hadir untuk memberikan perhatian dan mencari solusi agar mereka tetap bisa bertahan dan menjalankan usaha,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Khusaini, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik Muhamad Mujib, serta para sopir angkot penerima bantuan.
Reporter : Angga Purwancara







