Menu

Mode Gelap
Kepala Kemenhaj Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sururi sebagai Ketua DPD FK KBIHU Gresik  Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh Reno Handoyo Jadi Satu-satunya Pendaftar Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Panitia Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Susulan Pembangunan Gedung SMPI Tarbiayatul Hasan Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Tak Dilibatkan

Pemerintahan

Sekjen Kementerian ATR/BPN Tekankan Akurasi Data dalam Perencanaan Anggaran 2026

badge-check


					Sekjen Kementerian ATR/BPN Tekankan Akurasi Data dalam Perencanaan Anggaran 2026 Perbesar

Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, mencatat seluruh satuan kerja (Satker) di lingkungan ATR/BPN untuk segera melakukan bedah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026. Instruksi tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Penguatan Kualitas Perencanaan dan Anggaran melalui Aplikasi SIMPONIV2 dan Bedah DIPA 2026 di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Dalu menegaskan, DIPA bedah diperlukan agar seluruh Satker memahami postur anggaran serta kesiapan pelaksanaan program sejak awal tahun. Ia meminta Satker menentukan kebutuhan sumber daya manusia, sarana, dan aspek pendukung lainnya secara rinci.

“Tentukan kebutuhan SDM, sarana, dan kesiapan pelaksanaan sejak awal. Saya ingin kita benar-benar memahami postur anggaran tahun 2026,” ujar Dalu.

Pada Tahun Anggaran 2026, Kementerian ATR/BPN akan mengelola anggaran nasional sebesar Rp9,49 triliun yang bersumber dari Rupiah Murni (RM), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan Pinjaman Luar Negeri (PLN). Anggaran tersebut diharapkan dapat dikelola secara optimal melalui perencanaan yang matang sesuai kebutuhan masing-masing Satker.

Sekjen ATR/BPN juga menekankan peran strategis dalam pencapaian PNBP, mengingat sebagian besar PNBP berasal dari layanan pertanahan di Kantor Pertanahan. Target PNBP ATR/BPN pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp1,92 triliun.

“PNBP sebagian besar berasal dari daerah. Pastikan target tersebut dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Bagian Program Perencanaan ATR/BPN, Budiyarsih, menekankan pentingnya data yang akurat dalam perencanaan perencanaan dan anggaran. Menurutnya, kualitas perencanaan sangat bergantung pada keakuratan data yang digunakan, terutama dalam perekaman PNBP.

Pembukaan USA, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan simulasi tata cara perekaman target PNBP melalui Aplikasi SIMPONIV2. Diskusi menghadirkan narasumber dari Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak Kementerian Keuangan, yakni David Nalendra Fitriawan dan Pamuji Harto, serta dimoderatori oleh Anggraeni Puspitasari.

Kegiatan ini diikuti pejabat pimpinan tinggi pratama, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Provinsi se-Jabodetabek yang hadir langsung, serta Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Provinsi se-Indonesia yang mengikuti secara berani.

 

 

Reporter: Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama

25 Juli 2026 - 03:46 WIB

LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta

20 Juli 2026 - 09:11 WIB

Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh

14 Juli 2026 - 18:12 WIB

Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI

3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Angkat Isu Kekerasan Anak, Dinas KBPPPA Gresik Gelar Lomba Film untuk Pelajar SMP

23 Mei 2026 - 13:10 WIB

Trending di Pemerintahan