Menu

Mode Gelap
Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

Uncategorized

Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH

badge-check


					Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Perbesar

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id — Dugaan ketidakprofesionalan oknum penyidik Polres Probolinggo mencuat saat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Justisia Arunakara Indonesia mendampingi korban dugaan pencabulan dari wilayah Kecamatan Dringu untuk melaporkan perkara tersebut ke Mapolres Probolinggo, Sabtu (19/9/2026).

Korban bersama orang tuanya datang ke Mapolres Probolinggo dengan didampingi Advokat LBH Justisia Arunakara Indonesia, Suta, serta Sekretaris Jenderal (Sekjen) LBH Justisia Arunakara Indonesia, Ahmad Hilmiddin.

Setibanya di Mapolres Probolinggo, korban dan keluarga diarahkan ke Gedung Reskrim untuk menjalani proses pemeriksaan dan memberikan keterangan terkait perkara yang dilaporkan.

Namun, persoalan muncul setelah pihak LBH meninggalkan Mapolres Probolinggo. Advokat Suta mengaku meminta kepada pihak keluarga korban untuk mengirimkan foto Surat Tanda Terima Laporan (STTL) sebagai dokumentasi pendampingan.

Menurut Suta, saat pihaknya meminta kembali dokumen tersebut, ia kemudian mendapat informasi mengenai dugaan ucapan salah satu penyidik kepada orang tua korban.

“Sampean banyak uangnya kok didampingi pengacara sama wartawan, habis-habisan nanti sampean, Bu,”

Demikian kalimat yang menurut Suta disampaikan oleh oknum penyidik kepada orang tua korban.

Suta mengaku keberatan dengan dugaan pernyataan tersebut karena dianggap menimbulkan kesan bahwa pendampingan hukum yang diberikan LBH kepada keluarga korban berkaitan dengan kemampuan ekonomi.

Padahal, kata Suta, LBH Justisia Arunakara Indonesia memberikan pendampingan hukum secara cuma-cuma kepada korban karena keluarga tersebut tergolong tidak mampu.

“Kami mendampingi korban ini cuma-cuma atau tanpa biaya apa pun. Tiba-tiba ada omongan seperti itu, kami kaget. Apa maksud penyidik mengatakan seperti itu?” ujar Suta.

Ia juga menyebut pihak keluarga korban hingga kini belum berani mengirimkan foto STTL tersebut karena mendapat informasi bahwa dokumen itu tidak diperbolehkan untuk difoto atau dikirim kepada pihak lain.

Sementara itu, Kanit Pidum Polres Probolinggo, Wahyudi, saat dikonfirmasi terkait dugaan pernyataan tersebut menyatakan akan melakukan klarifikasi kepada anggota yang bersangkutan.

“Nanti saya tanyakan dulu kepada yang bersangkutan, apa benar dia ngomong seperti itu. Kalau benar, saya juga akan mengingatkan lagi agar tidak diulangi. Nanti saya kabari lagi,” kata Wahyudi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh informasi lebih lanjut mengenai hasil klarifikasi Kanit Pidum Polres Probolinggo terhadap anggota yang disebut dalam persoalan tersebut.

 

Penulis : Chandra

 

Editor : Fauzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tegaskan Bukan Pegawainya, Kantor ATR/BPN Gresik : Terdakwa Pemalsu SHM Cuma Juru Survey Swasta

25 Agustus 2025 - 16:25 WIB

Lunch Spesial Kemerdekaan Bertajuk Kibarkan Rasa Sukses Meriahkan HUT RI ke-80 di Hotel Santika Gresik

18 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Horison GKB Gresik Perkuat Relasi dengan Pelanggan melalui Gathering

13 Februari 2025 - 10:45 WIB

DPP AMPK Desak KPK Dalami Keterlibatan PT. TBP Atas Kasus Korupsi Eks Gubernur Sumut

9 Agustus 2024 - 15:38 WIB

Luaskan Kebermanfaatan, LMI Salurkan Hewan Kurban di 5 Kecamatan Rawan Bencana, Miskin, dan Terpencil di Probolinggo

31 Mei 2024 - 14:55 WIB

Trending di Uncategorized