Menu ✖

Mode Gelap
Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI Sunday Clinic RS Petrokimia Gresik, Periksa Kesehatan Lebih Fleksibel di Akhir Pekan 25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan

Pemerintahan

Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo

badge-check


					Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Perbesar

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Perjalanan politik Oka Mahendra Jati Kusuma terbilang cukup panjang dan berkembang relatif cepat. Memulai langkah politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Probolinggo pada Pemilu 2014, politikus Partai Golkar tersebut kini dipercaya menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo periode 2024–2029.

 

Jauh sebelum terjun ke dunia politik, Oka telah aktif dalam berbagai kegiatan organisasi sejak masih menjadi mahasiswa. Saat menempuh pendidikan di Universitas Surabaya, ia dipercaya menjadi Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat fakultas.

 

Aktivitas organisasinya berlanjut ketika Oka menempuh pendidikan magister di Universitas Airlangga. Pada 2014, ia bergabung dengan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), organisasi kepemudaan yang memiliki keterkaitan dengan Partai Golkar.

 

Pada tahun yang sama, Oka memutuskan mengikuti kontestasi politik untuk pertama kalinya dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Probolinggo.

 

Keputusan tersebut mendapat dukungan dari sang ayah, H. Muhammad Hasan Irsyad, yang merupakan politikus senior Partai Golkar. Oka mengaku, keputusan untuk terjun ke politik menjadi salah satu momen emosional dalam keluarganya.

 

“Saat itu ayah pulang umrah. Saya bilang pada beliau tentang keinginan tersebut. Ternyata respons ayah luar biasa. Beliau menangis saat itu. Sebab, keinginan saya ini ternyata selaras dengan doa ayah di tanah suci,” kata Oka.

 

Pada Pemilu 2014, Oka maju dari daerah pemilihan (dapil) Probolinggo 2 yang meliputi Kecamatan Kotaanyar dan Paiton.

 

Padahal, sebelumnya Oka berharap dapat maju dari Dapil Probolinggo 7 yang mencakup Kecamatan Dringu, Gending, Krejengan, dan Pajarakan.

 

Perubahan daerah pemilihan tersebut menjadi tantangan tersendiri. Kotaanyar dan Paiton dikenal memiliki karakter sosial dan keagamaan yang kuat serta banyak terdapat basis pesantren.

 

“Itu tantangan besar bagi saya. Wilayah pesantren memerlukan pendekatan khusus. Alhamdulillah, saya terpilih,” ujarnya.

 

Kemenangan tersebut mengantarkan Oka menjadi salah satu anggota DPRD Kabupaten Probolinggo yang masih relatif muda pada periode tersebut.

 

Dua tahun setelah terpilih sebagai anggota DPRD, Oka dipercaya memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Probolinggo pada 2016.

 

Di bawah kepemimpinannya, perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Probolinggo tercatat mengalami peningkatan dalam dua pemilu berikutnya.

 

Pada Pemilu 2014, Partai Golkar memperoleh lima kursi. Jumlah tersebut meningkat menjadi tujuh kursi pada Pemilu 2019.

 

Kemudian pada Pemilu 2024, Partai Golkar kembali menambah perolehan kursinya menjadi 10 kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo.

 

Perolehan 10 kursi tersebut menempatkan Partai Golkar sebagai partai dengan jumlah kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Probolinggo.

 

Oka kemudian dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo untuk periode 2019–2024.

 

Hasil Pemilu 2024 kembali membawa perubahan dalam perjalanan politik Oka Mahendra.

 

Dengan Partai Golkar menjadi partai peraih kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka kemudian dipercaya menduduki jabatan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo periode 2024–2029.

 

Posisi tersebut menjadi tahapan baru dalam perjalanan politiknya. Sebagai pimpinan DPRD, Oka memiliki tanggung jawab dalam memimpin lembaga legislatif daerah sekaligus menjalankan fungsi DPRD dalam bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan.

 

Selain aktif di partai politik dan parlemen, Oka juga tercatat terlibat dalam sejumlah organisasi.

 

Ia pernah dipercaya sebagai Bendahara AMPI Jawa Timur pada 2014. Kemudian pada 2022, Oka menjabat sebagai Ketua IBCA MMA Jawa Timur.

 

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas organisasi menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Oka sebelum dan selama menjalani karier politik.

 

Dari pengalaman sebagai aktivis mahasiswa, bergabung dengan organisasi kepemudaan, terpilih sebagai anggota DPRD, memimpin Partai Golkar Kabupaten Probolinggo, hingga menjadi Wakil Ketua dan akhirnya Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, perjalanan Oka berlangsung dalam rentang waktu sekitar satu dekade.

 

Kini, sebagai Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo periode 2024–2029, Oka Mahendra menghadapi tanggung jawab yang lebih besar untuk memastikan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD dapat berjalan sesuai ketentuan serta menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Probolinggo.***

Reporter: Candra

Editor: Umar Fauzi, S.H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI

25 September 2026 - 15:00 WIB

25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II

25 September 2026 - 09:51 WIB

Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data

25 September 2026 - 09:27 WIB

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Trending di Pemerintahan