Menu

Mode Gelap
Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

Peristiwa

Dua Bulan Mobilnya Ditabrak Tak Diperbaiki, Korban Geram Tiga Bintang Putra Tak Bertanggung Jawab

badge-check


					Dua Bulan Mobilnya Ditabrak Tak Diperbaiki, Korban Geram Tiga Bintang Putra Tak Bertanggung Jawab Perbesar

GRESIK, IniBaruberita.id – Jalur pantura Kabupaten Gresik kerap menjadi akses dumptruck setiap hari. Bahkan, tidak sedikit dari ratusan dumptruck yang tidak ada maintenancenya atau tidak dirawat dengan baik.

Sehingga kondisi dumptruck saat di jalan raya sering mengalami rem blong. Insiden tersebut kerap terjadi dan menimbulkan korban hingga tewas.

Oleh karena itu, para pengguna motor maupun mobil harus lebih berhati-hati jika melintasi jalan raya pantura jika berbarengan dengan dumptruck.

Seperti nasib naas yang dialami oleh Arifin, korban tabrakan dumptruck milik Tiga Bintang Putra. Kepada media, Arifin juga mengaku kecewa setelah mobilnya yang menjadi korban tabrakan belum juga diperbaiki oleh Tiga Bintang Putra.

Hal ini menyalahi kesepakatan bersama yang dibuat. Korban dan sopir dumptruck telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan kekeluargaan.

Kesepakatan itu memuat jika sopir dumptruck melalui perusahaan Tiga Bintang Putera siap menyelesaikan kewajiban perbaikan mobil korban.

Peristiwa ini bermula pada tanggal 9 Maret 2024, saat itu mobil milik Arifin yakni Avanza hitam bernopol W 1109 CU mengalami kecelakaan di jalan raya Wadeng, Sidayu.

“Ditabrak dari belakang, saya bersama enam penumpang, beruntung tak ada korban jiwa,” kata Arifin kepada media, Selasa (21/5/2024).

Dia bercerita, tabrakan terjadi saat mobil tersebut ditabrak dari belakang oleh truk tronton milik Tiga Bintang Putra. Kondisi mobil tersebut ringsek.

“Meskipun sempat ada kesepakatan untuk perbaikan mobil, namun hingga 16 Mei 2024 Mobil belum juga diperbaiki,” katanya.

Korban merasa kecewa dengan sikap Tiga Bintang Putra yang dinilainya tidak bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Kami masih menunggu penyelesaian terkait perbaikan mobilnya,” terang Arifin .

Ketika dimintai tanggapan, Mufti, selaku perwakilan Tiga Bintang Putra, menyatakan bahwa mobil sudah diperbaiki di bengkel perusahaan. Namun, ketika diminta bukti, Mufti tidak dapat menunjukkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, 100 Pegawai Dishub Gresik Dites Urin oleh BNNK

11 Agustus 2026 - 05:51 WIB

JAKPRO Desak Audit Menyeluruh Dugaan Mark-Up Program MBG di Probolinggo

9 Juni 2026 - 13:42 WIB

Kawal Kasus Warga Miskin, LBH Justisia Arunakara Minta Kebijakan RS IHC Wonolangan Ringankan Biaya Pasien

8 Juni 2026 - 08:11 WIB

Berenang di Wisata Ranu Betok Probolinggo, Dua Pemuda Tewas Tenggelam

5 Juni 2026 - 09:50 WIB

Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus

30 Maret 2026 - 02:07 WIB

Trending di Peristiwa