Menu

Mode Gelap
Kepala Kemenhaj Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sururi sebagai Ketua DPD FK KBIHU Gresik  Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh Reno Handoyo Jadi Satu-satunya Pendaftar Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Panitia Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Susulan Pembangunan Gedung SMPI Tarbiayatul Hasan Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Tak Dilibatkan

Peristiwa

Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus

badge-check


					Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Perbesar

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Destinasi wisata Air Terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, saat ini tidak dapat dikunjungi. Hal ini menyusul robohnya jembatan utama yang menjadi akses tunggal menuju lokasi wisata tersebut pada Sabtu (28/3/2026) dini hari.

Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur Desa Negororejo sejak Jumat malam disinyalir menjadi penyebab utama rapuhnya konstruksi jembatan hingga ambruk total sekitar pukul 02.00 WIB.

Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim langsung melakukan sterilisasi di area terdampak. Petugas di lapangan telah memasang pembatas berupa garis polisi (police line) serta papan peringatan di kedua sisi jembatan yang terputus.

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa kerusakan fisik jembatan sangat fatal sehingga mustahil untuk dilewati, bahkan oleh pejalan kaki sekalipun.

“Langkah penutupan sementara ini murni demi keselamatan publik. Kami meminta warga maupun pengunjung untuk tidak nekat melintas karena kondisi tanah dan sisa bangunan jembatan masih labil,” tegas AKBP Latif saat dikonfirmasi, Minggu (29/3/2026).

Selain menutup akses wisata, Kapolres juga memberikan peringatan dini terkait ancaman bencana hidrometeorologi. Mengingat intensitas hujan di wilayah Probolinggo masih cukup tinggi, potensi banjir susulan maupun tanah longsor perlu diwaspadai.

“Masyarakat yang beraktivitas di titik-titik rawan bencana diharapkan meningkatkan kewaspadaan. Jika melihat tanda-tanda bahaya atau situasi darurat, segera berikan informasi kepada petugas terdekat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, personel kepolisian bersama instansi terkait masih terus memantau situasi di lokasi demi menjamin keamanan warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JAKPRO Desak Audit Menyeluruh Dugaan Mark-Up Program MBG di Probolinggo

9 Juni 2026 - 13:42 WIB

Kawal Kasus Warga Miskin, LBH Justisia Arunakara Minta Kebijakan RS IHC Wonolangan Ringankan Biaya Pasien

8 Juni 2026 - 08:11 WIB

Berenang di Wisata Ranu Betok Probolinggo, Dua Pemuda Tewas Tenggelam

5 Juni 2026 - 09:50 WIB

Remaja Tenggelam di Mayangan Probolinggo Ditemukan Setelah Dua Hari Dicari

6 Desember 2025 - 23:18 WIB

Diduga Rem Blong, Minibus Wisatawan Asing Masuk Jurang di Jalur Bromo Probolinggo

30 November 2025 - 08:10 WIB

Trending di Peristiwa