PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Destinasi wisata Air Terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, saat ini tidak dapat dikunjungi. Hal ini menyusul robohnya jembatan utama yang menjadi akses tunggal menuju lokasi wisata tersebut pada Sabtu (28/3/2026) dini hari.
Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur Desa Negororejo sejak Jumat malam disinyalir menjadi penyebab utama rapuhnya konstruksi jembatan hingga ambruk total sekitar pukul 02.00 WIB.
Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim langsung melakukan sterilisasi di area terdampak. Petugas di lapangan telah memasang pembatas berupa garis polisi (police line) serta papan peringatan di kedua sisi jembatan yang terputus.
Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa kerusakan fisik jembatan sangat fatal sehingga mustahil untuk dilewati, bahkan oleh pejalan kaki sekalipun.
“Langkah penutupan sementara ini murni demi keselamatan publik. Kami meminta warga maupun pengunjung untuk tidak nekat melintas karena kondisi tanah dan sisa bangunan jembatan masih labil,” tegas AKBP Latif saat dikonfirmasi, Minggu (29/3/2026).
Selain menutup akses wisata, Kapolres juga memberikan peringatan dini terkait ancaman bencana hidrometeorologi. Mengingat intensitas hujan di wilayah Probolinggo masih cukup tinggi, potensi banjir susulan maupun tanah longsor perlu diwaspadai.
“Masyarakat yang beraktivitas di titik-titik rawan bencana diharapkan meningkatkan kewaspadaan. Jika melihat tanda-tanda bahaya atau situasi darurat, segera berikan informasi kepada petugas terdekat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, personel kepolisian bersama instansi terkait masih terus memantau situasi di lokasi demi menjamin keamanan warga sekitar.







