PROBOLINGGO, Inibaruberita.id – Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu wilayah pemerintahan yang terletak di daerah pesisir utara Jawa Timur. Membujur dari barat ke timur, Kabupaten Probolinggo terletak di deretan lereng pegunungan. Kabupaten ini memiliki topografi yang sangat bervariasi, seperti dataran rendah dan pesisir di daerah utara, dataran perbukitan di daerah tengah dan daerah pegunungan dengan ketinggian lebih dari 1000 mdpl di bagian sebelah barat daya.
Dengan keberagaman topografi, Kabupaten Probolinggo tentunya memiliki wilayah pemerintahan yang sangat luas. Terdiri dari 24 kecamatan, 5 kelurahan dan 325 desa, membuat pemerintah Kabupaten Probolinggo memiliki tanggung jawab yang lebih besar pula. Dalam hal ini, masih terdapat beberapa wilayah yang belum mendapat perhatian penuh lantaran susahnya akses menuju ke daerah tersebut.
Hal tersebut lah yang akhirnya menjadi perhatian dari LMI. Dalam upaya untuk memberikan bantuan kepada wilayah yang jarang tersentuh, LMI berencana untuk mengadakan penyembelihan hewan kurban. Tidak hanya satu lokasi, LMI berencana akan menyalurkan bantuan hewan kurban pada 5 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Kelima kecamatan ini terdiri dari Kecamatan Tiris, Kecamatan Krucil, Kecamatan Sukapura, Kecamatan Dringu dan Kecamatan Tegalsiwalan.
Manajer LMI Probolinggo, Dawud Sulaiman, menjelaskan alasan dari dipilihnya kelima kecamatan ini adalah hasil dari survey lokasi yang memang menunjukkan bahwa kelimanya adalah kawasan yang merupakan daerah terpencil, miskin dan rawan bencana. Selain itu, kelima daerah ini juga telah mendapatkan bantuan kurban LMI pada tahun sebelumnya. Lebih tepatnya di Desa Roto, Kecamatan Krucil tahun 2023 sudah disalurkan kurang lebih 10 ekor kambing.
“LMI akan berupaya dalam memaksimalkan daerah titik salur kurban pada tahun ini dan tentunya memberikan dampak lebih untuk membantu perubahan kehidupan masyarakat di daerah utama titik salur. Kegiatan kurban ini nanti selain program berbagi juga sekaligus dakwah dan pengenalan masyarakat sekitar terhadap eksistensi LMI,” tuturnya pada Jumat (31/05/2024).
Sementara itu, pemilihan beberapa daerah ini tentunya bukan karena tanpa alasan. Kecamatan Tiris dan Krucil sendiri merupakan daerah pegunungan terpencil dimana akses menuju lokasi tersebut sangatlah terjal dan sangat gelap ketika malam datang meskipun sudah ada listrik. Sedangkan Kecamatan Dringu merupakan daerah rawan bencana yang sering terdampak banjir bandang setiap tahunnya lantaran terletak di hilir sungai. Sedangkan daerah lainnya dipilih atas alasan masih banyaknya warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.
“Pada tahun ini LMI berkomitmen untuk menyalurkan kurban ke lima kecamatan ini dengan tujuan untuk memperluas kebermanfaatan LMI agar bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo lainnya setelah tahun lalu hanya berfokus pada satu kecamatan saja,” imbuhnya.
Penyaluran hewan kurban ini kemungkinan rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2024. Dengan dilaksanakannya kurban ini LMI berharap nantinya akan menjalin hubungan baik dengan masyarakat di titik lokasi penyaluran, sehingga program ini dapat menjadi program tetap yang bersifat keberlanjutan untuk tahun-tahun ke depannya.







