Menu

Mode Gelap
Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Joyfull Ramadhan dan Selasar Hangat, Kemenag Gresik Bagikan 720 Bingkisan

Peristiwa

Agunan BPKB Motor Nasabah BRI di Lumajang Diduga Hilang, Nasabah Mengeluh

badge-check


					Agunan BPKB Motor Nasabah BRI di Lumajang Diduga Hilang, Nasabah Mengeluh Perbesar

Bagikan

LUMAJANG, IniBaruBerita.id – Layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Unit Tekung dikeluhkan nasabah. Sebab, Buku Kepemilikan Kendaraan bermotor (BPKB) yang jadi agunan diduga hilang.

Keluhan itu diungkapkan Hadi Purnomo, warga Desa Wonosari, Kecamatan Tekung Lumajang.

Menurutnya, BPKB Motor miliknya digunakan sebagai jaminan saat meminjam uang ke BRI unit Kecamatan Tekung pada tahun 2020, Dengan masa angsuran selama tiga tahun. Namun setelah melakukan pelusanan, BPKB yang di buat jaminan tidak di berikan oleh BRI dengan alasan lupa naruhnya.

“Saya pinjam uang ke BRI Tekung tahun 2020 dengan jaminan BPKB sepeda motor vario, setelah pelunasan bulan 10 tahun 2023 BRI tidak mengembalikan BPKB motor saya dengan alasan ketelisut (lupa naruh). Ucap Hadi nasabah BRI, Jum’at (14/6/2024).

Meskipun demikian, Hadi menambahkan jika dirinya disuruh nunggu selama dua bulan oleh pihak BRI unit Tekung. Agar bisa menerima BPKB motor yang di buat jaminan.

“Saya tunggu selama dua bulan namun tidak ada BPKB saya, kemudian saya disuruh nunggu lagi. katanya masih di cari oleh petugasnya” sambung Hadi.

Setelah tiga bulan dari pelusan, Hadi baru mendapat kabar jika BPKB motor miliknya hilang. Selanjutnya dirinya meminta pertanggung jawaban pihak BRI unit Tekung, untuk segera menemukan atau membuatkan BPKB yang baru.

Namun sayang, Hadi menilai BRI unit Tekung sangat lambat dalam mengurusi BPKB motor yang hilang miliknya.

“Saya melunasi bulan 10 tahun 2023, dan baru mendapat kabar kalau BPKB hilang tiga bulan setelah pelunasan. Baru kemarin saya dikasih berkas-berkas kehilangan untuk mengurus BPKB baru, itu pun karena saya mau ngajukan pinjaman lagi. Mungkin kalau saya tidak melakukan pinjaman lagi, saya tidak tau kalau BPKB saya yang hilang itu sudah di urus atau tidak” ucap Hadi.

Sementara itu, wartawan IniBaruBerita.id sudah berupaya melakukan konfirmasi ke pihak BRI unit Tekung di Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Lumajang. Namun upaya untuk menemui pimpinan tidak berhasil. berdasarkan informasi dari karyawan, bahwa pimpinan BRI unit Tekung sedang melakukan rapat di Kantor Cabang.

Meskipun demikian, wartawan IniBaruBerita.id tetap berupaya mendapatkan konfirmasi dari Pimpinan BRI dengan cara memberi nomor HP miliknya. Namun sayang, hingga berita ini ditayangkan tidak ada pihak BRI yang berupaya memberikan konfirmasi terkait hilangnya agunan BPKB motor milik nasabah BRI. (Ardi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus

30 Maret 2026 - 02:07 WIB

Remaja Tenggelam di Mayangan Probolinggo Ditemukan Setelah Dua Hari Dicari

6 Desember 2025 - 23:18 WIB

Diduga Rem Blong, Minibus Wisatawan Asing Masuk Jurang di Jalur Bromo Probolinggo

30 November 2025 - 08:10 WIB

Ibiza Club Surabaya Tingkatkan Keselamatan Pengunjung, Sediakan Ambulans Siaga Usai Insiden MRY

29 November 2025 - 17:08 WIB

PKL GP Ansor Probolinggo Jadi Magnet Kaderisasi Regional: Gaet 62 Peserta dari Jateng hingga Ponorogo

28 November 2025 - 02:22 WIB

Trending di Peristiwa