Menu

Mode Gelap
Kepala Kemenhaj Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sururi sebagai Ketua DPD FK KBIHU Gresik  Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh Reno Handoyo Jadi Satu-satunya Pendaftar Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Panitia Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Susulan Pembangunan Gedung SMPI Tarbiayatul Hasan Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Tak Dilibatkan

Peristiwa

Intensitas Hujan Meningkat, Ratusan Rumah Terkena Banjir Genangan Akibat Luapan Air Sungai Banter

badge-check


					Intensitas Hujan Meningkat, Ratusan Rumah Terkena Banjir Genangan Akibat Luapan Air Sungai Banter Perbesar

 

LUMAJANG, IniBaruBerita.id – Intensitas hujan tinggi selama satu pekan terakhir di Lumajang Jawa Timur, Mengakibatkan aliran sungai Banter meluap hingga ke Permukiman warga. Akibatnya, ratusan rumah di dusun Banter, Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung terendam banjir hingga ketinggian diatas lutut orang dewasa.

Penjabat Bupati Lumajang Indah Wahyuni bersama petugas gabungan dari TNI-Polri dan kepala BPBD serta petugas dari dinas PUTR Lumajang, langsung terun ke lokasi untuk melihat secara langsung penyebab terjadinya banjir yang terjadi di dusun banter Desa Rowokangkung.

“Agar cepat surut, kita akan normalisasi sepanjang 1,5 kilo. Setelah itu kita akan lakukan penyedotan air, agar air cepat surut, sehingga warga di dusun banter ini bisa beraktivitas normal,” kata Indah Wahyuni PJ Bupati Lumajang.

PJ Bupati Lumajang berjanji akan terus berupaya menyelesaikan persoalan ini. Namun, karena lokasi terdampak banjir merupakan tanah hak guna usaha (HGU) milik pabrik gula Jatiroto. Nantinya pemerintah akan melakukan koordinasi dengan pihak PG Jatiroto dan pemerintah provinsi.

“Pihak Dinas PUTR sumber daya air ( SDA ) sudah menyiapkan untuk melakukan normalisasi, namun pihak PU SDA hanya mampu melakukan normalisasi hanya 1,5 kilo meter, padahal yang perlu di normalisasi sepanjang 4 kilo meter. Makanya nanti kita akan lakukan pertemuan, karena banyak aset disini HGU milik PG Jatiroto. Kita akan kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pihak PG Jatiroto” ucap Indah Wahyuni PJ Bupati Lumajang.

Selain itu, PJ Bupati Lumajang juga langsung menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir secara simbolis. Selain paket sembako, pemerintah juga melakukan droping air bersih.

Sementara itu Totok Hariyanto Kepala Desa Rowokangkung mengatakan, jika banjir genangan ini sudah menjadi banjir tahunan di saat musim hujan. Pasalnya lokasi sungai banter lebih tinggi dibanding dengan area permukiman warga. Sehingga jika terjadi hujan lebat maka debit air sungai menjadi meningkat hingga meluber ke area permukiman warga.

“Beberapa tahun sebelumnya kita sudah sampaikan kepada dinas dinas terkait, bahwasanya di dusun banter. Karena situasinya sudah menjadi langganan banjir kita minta diadakan peninggian tanggul dan normalisasi” ucap Totok Kepala Desa Rowokangkung. (ARD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JAKPRO Desak Audit Menyeluruh Dugaan Mark-Up Program MBG di Probolinggo

9 Juni 2026 - 13:42 WIB

Kawal Kasus Warga Miskin, LBH Justisia Arunakara Minta Kebijakan RS IHC Wonolangan Ringankan Biaya Pasien

8 Juni 2026 - 08:11 WIB

Berenang di Wisata Ranu Betok Probolinggo, Dua Pemuda Tewas Tenggelam

5 Juni 2026 - 09:50 WIB

Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus

30 Maret 2026 - 02:07 WIB

Remaja Tenggelam di Mayangan Probolinggo Ditemukan Setelah Dua Hari Dicari

6 Desember 2025 - 23:18 WIB

Trending di Peristiwa