LUMAJANG, IniBaruBerita.id – Intensitas hujan yang tinggi membuat masyarakat di desa Rowokangkung, kecamatan Rowokangkung, Lumajang menjadi was – was, terutama warga yang berada di tiga titik rawan banjir genangan yakni dusun banter, dusun Krajan timur dan dusun Krajan barat.
Menurut Nira Fitri Aviana, S.Sos, camat Rowokangkung, ketika dikonfirmasi menyampaikan, Sungai banter ini, merupakan pertemuan antara sungai -sungai lainya. Jadi ketika terjadi hujan deras, maka air nya akan mengalir ke sungai banter sehingga debit air meningkat dan meluap ke area permukiman warga. Ia menghimbau agar selalu berhati-hati dan waspada, karena pada musim penghujan ini air sungai tidak bisa diprediksi.
“Saya meminta, agar masyarakat selalu waspada, dan jangan membuang sampah sembarangan di aliran sungai, agar aliran sungai menjadi lancar,” jelasnya, Kamis (21/11/2024).
Solusi menanggulangi banjir genangan, jangka pendek pemerintah akan menyiapkan pompa air untuk melakukan penyedotan air genangan yang masuk ke are pemukiman warga. dan untuk jangka panjangnya, nanti sungai nya akan dinormalisasi.

Dengan demikian, diharapkan bisa mencegah terjadinya banjir genangan yang selama ini menghantui warga desa rowokangkung kecamatan rowokangkung.
“Banjir ini dari luapan air sungai. Antara sungai dan rumah warga ini, lebih tinggi sungainya, ketika intensitas hujan tinggi, maka air sungainya meluap,” tutupnya. (Ard)







