Menu

Mode Gelap
Kepala Kemenhaj Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sururi sebagai Ketua DPD FK KBIHU Gresik  Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh Reno Handoyo Jadi Satu-satunya Pendaftar Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Panitia Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Susulan Pembangunan Gedung SMPI Tarbiayatul Hasan Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Tak Dilibatkan

Pendidikan

Hari Anak Sedunia di Gresik Dimeriahkan Kampanye Stop Kekerasan terhadap Anak

badge-check


					Hari Anak Sedunia di Gresik Dimeriahkan Kampanye Stop Kekerasan terhadap Anak Perbesar

Gresik – Kampanye Stop Kekerasan terhadap Anak menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap 20 November. Media Cahaya Pena turut menggaungkan pesan tersebut melalui penyelenggaraan acara Hari Anak Sedunia di Gressmall, Kamis (20/11/2025).

Acara yang dihadiri sekitar 100 peserta itu melibatkan anak-anak dari jenjang SD, SMP, komunitas anak, para orang tua, serta guru.

Suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan seni, mulai dari tarian, nyanyian hingga pembacaan puisi oleh komunitas anak Gresik.

Pemimpin Media Cahaya Pena, M Sholeh, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 19–20 November 2025.

Kegiatan ini juga menggandeng sejumlah instansi untuk pelayanan publik, seperti Dispendukcapil yang membuka layanan administrasi kependudukan, serta Dinas Kesehatan yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis.

Dalam sambutannya, M Sholeh menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Sedunia ini sekaligus menjadi momentum untuk mengkampanyekan gerakan “Stop Kekerasan terhadap Anak”.

“Untuk menyongsong generasi emas, anak Indonesia dihadapkan pada persoalan yang tidak mudah. Tantangan era IT dan derasnya disrupsi informasi menghadirkan banyak konten media sosial yang tidak ramah anak,” ujarnya saat dikonfirmasi media.

Ia juga menyoroti rendahnya minat literasi buku di kalangan anak. Menurutnya, membaca tidak hanya soal mengeja, tetapi juga memahami dan berpikir kritis terhadap isi bacaan.

“Saya berharap kampanye Hari Anak Sedunia ini mampu membentuk anak-anak menjadi generasi emas yang membawa perubahan lebih baik untuk Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Bhayangkari, Dede Idawati, turut mengajak seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan.

“Mari kita beri kesempatan anak untuk berkembang. Biarkan mereka bersuara dalam menyambut generasi emas masa depan,” tegasnya.

Peringatan Hari Anak Sedunia di Gresik ini diharapkan mampu menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk berekspresi, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan melindungi mereka.

 

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembangunan Gedung SMPI Tarbiayatul Hasan Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Tak Dilibatkan

13 Juli 2026 - 07:20 WIB

Viral Siswa Tak Lolos SPMB, Dispendik Gresik Tegaskan Proses Berjalan Sesuai Aturan dengan Prinsip Transparansi

17 Juni 2026 - 09:54 WIB

Dinas Pendidikan Gresik Raih Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Komitmen Tingkatkan Mutu

10 Juni 2026 - 18:22 WIB

Kadisperpusip Gresik Apresiasi Konsistensi PT Smelting Salurkan CSR untuk Perkuat Literasi Daerah

22 Mei 2026 - 03:01 WIB

Sabet Juara di Ajang MTQ XXXII Kabupaten Gresik, MINU Tratee Putera Konsisten Cetak Generasi Qur’ani

21 April 2026 - 02:24 WIB

Trending di Pendidikan