Menu

Mode Gelap
Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Joyfull Ramadhan dan Selasar Hangat, Kemenag Gresik Bagikan 720 Bingkisan

Pendidikan

Hari Anak Sedunia di Gresik Dimeriahkan Kampanye Stop Kekerasan terhadap Anak

badge-check


					Hari Anak Sedunia di Gresik Dimeriahkan Kampanye Stop Kekerasan terhadap Anak Perbesar

Bagikan

Gresik – Kampanye Stop Kekerasan terhadap Anak menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap 20 November. Media Cahaya Pena turut menggaungkan pesan tersebut melalui penyelenggaraan acara Hari Anak Sedunia di Gressmall, Kamis (20/11/2025).

Acara yang dihadiri sekitar 100 peserta itu melibatkan anak-anak dari jenjang SD, SMP, komunitas anak, para orang tua, serta guru.

Suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan seni, mulai dari tarian, nyanyian hingga pembacaan puisi oleh komunitas anak Gresik.

Pemimpin Media Cahaya Pena, M Sholeh, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 19–20 November 2025.

Kegiatan ini juga menggandeng sejumlah instansi untuk pelayanan publik, seperti Dispendukcapil yang membuka layanan administrasi kependudukan, serta Dinas Kesehatan yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis.

Dalam sambutannya, M Sholeh menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Sedunia ini sekaligus menjadi momentum untuk mengkampanyekan gerakan “Stop Kekerasan terhadap Anak”.

“Untuk menyongsong generasi emas, anak Indonesia dihadapkan pada persoalan yang tidak mudah. Tantangan era IT dan derasnya disrupsi informasi menghadirkan banyak konten media sosial yang tidak ramah anak,” ujarnya saat dikonfirmasi media.

Ia juga menyoroti rendahnya minat literasi buku di kalangan anak. Menurutnya, membaca tidak hanya soal mengeja, tetapi juga memahami dan berpikir kritis terhadap isi bacaan.

“Saya berharap kampanye Hari Anak Sedunia ini mampu membentuk anak-anak menjadi generasi emas yang membawa perubahan lebih baik untuk Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Bhayangkari, Dede Idawati, turut mengajak seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan.

“Mari kita beri kesempatan anak untuk berkembang. Biarkan mereka bersuara dalam menyambut generasi emas masa depan,” tegasnya.

Peringatan Hari Anak Sedunia di Gresik ini diharapkan mampu menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk berekspresi, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan melindungi mereka.

 

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Kepedulian, UPT SMPN 1 Gresik Gelar Ramadan Fest, Bagikan 2.000 Takjil hingga Nuzulul Quran

7 Maret 2026 - 21:45 WIB

Mahasiswa KKN UTM Inovasikan Limbah Plastik LDPE Jadi Paving Block di Desa Manyarejo

17 Januari 2026 - 13:19 WIB

PGRI Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-80 dengan Aksi Donor Darah Bersama Guru

27 November 2025 - 14:26 WIB

Dispendik Gresik Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Peringatan Hari Guru Nasional

27 November 2025 - 07:40 WIB

Peringati Hari Guru Nasional, Ketua PGRI Gresik: Guru Harus Tingkatkan Kompetensi di Era Digital

26 November 2025 - 23:09 WIB

Trending di Pendidikan