Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih penghargaan kategori Kementerian dengan Strategi Komunikasi Paling Masif dari INDOPOSCO dalam acara Anugerah INDOPOSCO yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi Kementerian ATR/BPN, Dwi Budi Martono, yang hadir mewakili Menteri ATR/Kepala BPN. Ia mengapresiasi peran seluruh pengelola komunikasi publik di lingkungan kementerian, khususnya Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol.
“Strategi komunikasi Kementerian ATR/BPN diakui oleh pihak luar, bukan hanya internal. INDOPOSCO dengan jejaring luas memberikan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan nyata. Ini menjadi bekal agar ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Dwi Budi Martono.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga memotivasi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik.
“Ini menjadi energi baru bagi seluruh pegawai yang berperan sebagai duta humas agar lebih maksimal dalam menyampaikan hasil kerja Kementerian ATR/BPN kepada masyarakat,” tuturnya.
Selama ini, strategi komunikasi Kementerian ATR/BPN difokuskan pada penyampaian informasi pertanahan dan tata ruang yang mudah dipahami publik. Informasi mencakup program sertipikasi tanah, penanganan permasalahan pertanahan, hingga penguatan layanan berbasis digital yang disebarluaskan melalui berbagai kanal komunikasi.
Dalam Anugerah INDOPOSCO Tahun 2026 tersebut, Kementerian ATR/BPN menerima penghargaan bersama 19 institusi lain yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Komisaris Utama PT Indonesia Digital Pos, Syarif Hidayatullah.
Acara penganugerahan digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-5 INDOPOSCO dengan tema “Kepak Membawa Dampak”. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten Harison Mocodompis dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat Shinta Purwitasari.
Reporter : Angga Purwancara







