Menu

Mode Gelap
Gressmall Waspadai Daya Beli Pengunjung di Tengah Kenaikan Harga BBM Dinas Pendidikan Gresik Raih Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Komitmen Tingkatkan Mutu JAKPRO Desak Audit Menyeluruh Dugaan Mark-Up Program MBG di Probolinggo Kawal Kasus Warga Miskin, LBH Justisia Arunakara Minta Kebijakan RS IHC Wonolangan Ringankan Biaya Pasien Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik Berenang di Wisata Ranu Betok Probolinggo, Dua Pemuda Tewas Tenggelam

Ekonomi

Gressmall Waspadai Daya Beli Pengunjung di Tengah Kenaikan Harga BBM

badge-check


					Gressmall Waspadai Daya Beli Pengunjung di Tengah Kenaikan Harga BBM Perbesar

GRESIK, IniBaruBerita.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belum memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas di pusat perbelanjaan Gressmall. Namun, pengelola tetap mewaspadai potensi penurunan daya beli masyarakat yang bisa berimbas pada jumlah kunjungan.

General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi operasional masih tergolong stabil. Tingkat okupansi pengunjung pada periode April hingga Mei tercatat cukup baik.

“Sampai sekarang belum ada dampak yang signifikan. Okupansi kemarin juga cukup bagus, dan kami bisa tracking setiap bulan,” ujarnya, Sabtu (13/06/2026).

Meski demikian, ia mengakui bahwa kenaikan harga BBM belum dirasakan pada sektor tertentu, seperti distribusi atau ekspedisi barang. Namun, ia tak mau menganggap remeh karena hal ini bisa berpotensi memengaruhi biaya operasional tenant di dalam pusat perbelanjaan.

Erich menegaskan, pihaknya berharap kenaikan harga BBM tidak sampai menekan daya beli masyarakat. Sebab, sebagian besar pengunjung Gressmall datang secara berkala, mulai dari seminggu sekali hingga dua minggu sekali, dengan menggunakan kendaraan pribadi yang membutuhkan BBM.

“Tenant-tenant juga cukup kaget dengan kenaikan ini. Karena pengunjung ke sini kebanyakan pakai motor atau mobil,” tambahnya.

Saat ini, jumlah kunjungan pada hari kerja (weekday) mencapai sekitar 5 ribu orang. Angka tersebut diharapkan tetap stabil meskipun terjadi kenaikan harga BBM yang cukup signifikan.

Lebih lanjut, Erich menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga BBM. Namun, ia berharap ada langkah lanjutan, khususnya dalam kebijakan perpajakan, guna menekan dampak yang ditimbulkan.

“Prinsipnya kami mendukung pemerintah. Tapi kami berharap ada kebijakan dari sisi pajak supaya dampaknya tidak terlalu besar, sehingga semua tetap bisa berjalan,” pungkasnya.

Pihak pengelola Gressmall kini terus memantau perkembangan situasi, terutama terkait tren kunjungan dan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga energi.

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekan Biaya Produksi, Gapoktan Wirajaya Leces Sukses Terapkan Teknologi Nitrobakter dan Jadam Sulfur

4 Juni 2026 - 02:11 WIB

Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik

16 Maret 2026 - 07:29 WIB

Harga Cabai Meroket di Pasaran Lumajang, Omset Pedagang Turun Hingga 50 Persen

9 Januari 2025 - 07:01 WIB

Berhadiah Umroh Bagi Warga Probolinggo yang Menemukan Kades Terlibat Money Politik

26 November 2024 - 11:37 WIB

Resmikan Central Market Buyos Yosowilangun, Ketua DPRD Gresik Dukung Desa Mandiri

16 Oktober 2024 - 23:15 WIB

Trending di Ekonomi