Menu ✖

Mode Gelap
Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI Sunday Clinic RS Petrokimia Gresik, Periksa Kesehatan Lebih Fleksibel di Akhir Pekan 25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan

Pemerintahan

Sat Lantas Polres Probolinggo Cek Kendaraan Operasional, Ada Apa ?

badge-check


					Sat Lantas Polres Probolinggo Cek Kendaraan Operasional, Ada Apa ? Perbesar

SATLANTAS Polres Probolinggo melakukan pengecekan kesiapan kendaraan operasional dan pembentukan tim urai antisipasi kemacetan saat mudik lebaran dilakukan langsung oleh Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Sapari, pada Senin (3/4/2023).

Pengecekan kesiapan itu  Secara satu persatu kendaraan operasional mulai dari kendaraan roda empat dan roda dua di cek bertujuan agar kendaraan operasional aman saat digunakan, dan tim urai juga siap saat ditugaskan.

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Sapari melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Probolinggo Aipda Akmal Tanjung mengatakan, bahwa persiapan menjelang mudik lebaran dilakukan secara bertahap. Mulai dari pemetaan potensi kemacetan hingga upaya yang harus dilakukan.

Termasuk kesiapan personil dan kendaraan operasional yang digunakan dalam melakukan kegiatan. Jika ada yang belum layak akan diperbaiki sebelum bertugas.

“Tim urai juga dibentuk bertugas untuk mengantisipasi kepadatan arus dan kemacetan di wilayah Pantura jalan Nasional, serta wilayah selatan wilayah hukum Polres Probolinggo,” ucapnya.

Akmal melanjutkan, kalau personil akan disiagakan di sejumlah titik ruas jalan yang volume kendaraannya tinggi. Serta akan ada personil yang bertugas mobile, artinya saat ada kepadatan dan kemacetan segera mendatangi lokasi. Agar arus lalu lintas tetap berjalan.

“Selain itu personil yang bertugas juga menginformasikan kondisi arus lalu lintas,” katanya.

Biasanya operasi ketupat dilakukan selama 14 hari, yakni H-7 sebelum hari raya idul Fitri sampai H+7 setelahnya. Kendaraan dan personil dipastikan sudah siap. Sehingga dapat melakukan tugas dengan baik dan maksimal. (Rif/Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo

26 September 2026 - 09:39 WIB

DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI

25 September 2026 - 15:00 WIB

25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II

25 September 2026 - 09:51 WIB

Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data

25 September 2026 - 09:27 WIB

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

Trending di Pemerintahan