Menu

Mode Gelap
Viral Siswa Tak Lolos SPMB, Dispendik Gresik Tegaskan Proses Berjalan Sesuai Aturan dengan Prinsip Transparansi Fotonya Mendadak Viral Jadi Cabup Gresik, H. Nadlir Akhirnya Buka Suara hingga Sebut Bupati Gus Yani Gressmall Waspadai Daya Beli Pengunjung di Tengah Kenaikan Harga BBM Dinas Pendidikan Gresik Raih Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Komitmen Tingkatkan Mutu JAKPRO Desak Audit Menyeluruh Dugaan Mark-Up Program MBG di Probolinggo Kawal Kasus Warga Miskin, LBH Justisia Arunakara Minta Kebijakan RS IHC Wonolangan Ringankan Biaya Pasien

Pemerintahan

Sat Lantas Polres Probolinggo Cek Kendaraan Operasional, Ada Apa ?

badge-check


					Sat Lantas Polres Probolinggo Cek Kendaraan Operasional, Ada Apa ? Perbesar

SATLANTAS Polres Probolinggo melakukan pengecekan kesiapan kendaraan operasional dan pembentukan tim urai antisipasi kemacetan saat mudik lebaran dilakukan langsung oleh Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Sapari, pada Senin (3/4/2023).

Pengecekan kesiapan itu  Secara satu persatu kendaraan operasional mulai dari kendaraan roda empat dan roda dua di cek bertujuan agar kendaraan operasional aman saat digunakan, dan tim urai juga siap saat ditugaskan.

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Sapari melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Probolinggo Aipda Akmal Tanjung mengatakan, bahwa persiapan menjelang mudik lebaran dilakukan secara bertahap. Mulai dari pemetaan potensi kemacetan hingga upaya yang harus dilakukan.

Termasuk kesiapan personil dan kendaraan operasional yang digunakan dalam melakukan kegiatan. Jika ada yang belum layak akan diperbaiki sebelum bertugas.

“Tim urai juga dibentuk bertugas untuk mengantisipasi kepadatan arus dan kemacetan di wilayah Pantura jalan Nasional, serta wilayah selatan wilayah hukum Polres Probolinggo,” ucapnya.

Akmal melanjutkan, kalau personil akan disiagakan di sejumlah titik ruas jalan yang volume kendaraannya tinggi. Serta akan ada personil yang bertugas mobile, artinya saat ada kepadatan dan kemacetan segera mendatangi lokasi. Agar arus lalu lintas tetap berjalan.

“Selain itu personil yang bertugas juga menginformasikan kondisi arus lalu lintas,” katanya.

Biasanya operasi ketupat dilakukan selama 14 hari, yakni H-7 sebelum hari raya idul Fitri sampai H+7 setelahnya. Kendaraan dan personil dipastikan sudah siap. Sehingga dapat melakukan tugas dengan baik dan maksimal. (Rif/Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI

3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Angkat Isu Kekerasan Anak, Dinas KBPPPA Gresik Gelar Lomba Film untuk Pelajar SMP

23 Mei 2026 - 13:10 WIB

Dishub Gresik Tanamkan Nilai Etika dan Disiplin Lewat Edukasi Lalu Lintas Sejak Dini

13 Mei 2026 - 09:34 WIB

Investasi Keselamatan, Dishub Gresik Masifkan Edukasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini

30 April 2026 - 14:20 WIB

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Trending di Pemerintahan