Menu

Mode Gelap
Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9 Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Semarak, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

Kebudayaan

Akhirnya Kawasan Religi Makam Sunan Giri Terima Sertifikat Gratis Sejak Berdiri 1506 Masehi

badge-check


					Akhirnya Kawasan Religi Makam Sunan Giri Terima Sertifikat Gratis Sejak Berdiri 1506 Masehi Perbesar

GRESIK, IniBaruBerita.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi situs bersejarah Makam Sunan Giri di Kawasan Gresik, Jum’at (5/7/2024).

Kedatangannya kali ini dalam rangka menyerahkan sejumlah sertifikat tanah secara langsung kepada Yayasan Makam Sunan Giri.

Begitu datang, Menteri AHY langsung menuju ke Masjid Kanjeng Sunan Giri untuk melakukan ibadah sholat Jum’at berjamaah sekaligus menyerahkan sertifikat wakaf program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Sertifikat wakaf ini membahagiakan kita semua khususnya para pimpinan masjid dan para jamaah untuk ziarah sekaligus juga beribadah pada wisata religi yang ada sejak tahun 1500-an ini. Sehingga memiliki kepastian hukum dan mudah-mudahan membawa keberkahan yang lebih luas lagi,” ungkapnya.

Ia menyebut, adanya sertifikat bertujuan untuk memberikan kepastian hukum atas tanah bagi setiap warga negara. Baik perorangan, maupun Yayasan organisasi untuk keperluan rumah-rumah ibadah dan juga tempat-tempat pemakaman. Total ada 4 sertifikat yang dibagikan secara langsung oleh Menteri AHY di Gresik.

“Ini adalah bentuk hadirnya pemerintah Kementerian ATR BPN bersama dengan jajaran yang ada di provinsi Jawa Timur khususnya di kabupaten Gresik untuk menginventarisir pengurusan tanah tanpa biaya apapun,” jelasnya.

Selain sertifikat tanah fisik, juga diberikan sertifikat elektronik demi memberikan pengamanan ganda bagi masyarakat. Sertifikat elektronik bahkan bisa dicek kapan saja menggunakan handphone sederhana.

“Di tengah-tengah situasi yang kita tahu akhir-akhir ini banyak sekali ancaman-ancaman dan juga peretasan, sehingga Kementerian ATR BPN termasuk lembaga-lembaga negara lainnya akan terus memperkuat sistem pengamanan,” pungkasnya.

Reporter: Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berhadiah Umroh Bagi Warga Probolinggo yang Menemukan Kades Terlibat Money Politik

26 November 2024 - 11:37 WIB

Sedekah Bumi Desa Betiting Dimeriahkan Khotmil Qur’an, Kirab Hasil Bumi hingga Wayang Kulit

16 Oktober 2024 - 23:33 WIB

Sholawat, Grebeg Ayam 3 Ton, Kirab Budaya, Hingga Wayang Campursari Meriahkan Sedekah Bumi Desa Sidowungu

1 Oktober 2024 - 12:42 WIB

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Menunggal dan Gus Azmi Bersholawat Bersama Ribuan Jama’ah

12 September 2024 - 12:59 WIB

Tradisi Sedekah Bumi Desa Petiyintunggal sebagai Warisan Leluhur Masih Terjaga di Tengah Era Modern

9 September 2024 - 11:05 WIB

Trending di Kebudayaan