Menu

Mode Gelap
Warga Semampir Desak Jalan Rusak Akibat Proyek KDMP Kraksaan Segera Diperbaiki, DPRD Minta Kontraktor Bertanggung Jawab Gressmall Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan HUT ke-81 RI Lewat Lomba Menghias Tumpeng Kepala Kemenhaj Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sururi sebagai Ketua DPD FK KBIHU Gresik  Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh

Pemerintahan

Bangun SDM Berkualitas, Pemdes Cerme Kidul Beri Atensi Soal Stunting

badge-check


					Bangun SDM Berkualitas, Pemdes Cerme Kidul Beri Atensi Soal Stunting Perbesar

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas terus dilakukan oleh Pemdes Cerme Kidul, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik.

 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menuntaskan masalah Stunting di dengan memberikan atensi khusus.

 

Kepala Desa Cerme Kidul Wahyudi Permana mengatakan, Stunting merupakan masalah yang harus dituntaskan bersama.

 

Dia pun berkolaborasi dengan berbagai pihak utamanya tenaga kesehatan dan bidan desa untuk menuntaskan masalah tersebut.

 

“Selain infrastruktur, kami juga berupaya untuk menurunkan angka Stunting, bahkan kami alokasikan dari dana desa,” katanya, Kamis (1/8/2024).

 

Kades Wahyudi menjelaskan, pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pemberian tambahan makanan (PMT).

 

Makanan tersebut, kata Kades diberikan kepada balita yang berstatus Stunting maupun balita terindikasi Stunting.

 

Setiap pagi, mereka diberikan makanan bergizi serta protein tinggi dan juga susu.

 

“Kami juga memberikan susu ke balita Stunting, ini bentuk perhatian kami ke mereka, juga aktif melaksanakan posyandu kolaborasi dengan tenaga kesehatan,” ucapnya.

 

Berbagai upaya tersebut membuahkan hasil, dari data yang diperoleh, pada tahun 2023 balita Stunting di Desa Cerme Kidul tercatat 12 balita.

 

Kades Wahyudi yakin angka kasus stunting di wilayahnya akan terus turun, bahkan pada akhir tahun menargetkan Cerme Kidul Bebas Stunting.

 

“Pada tahun ini turun menjadi 8 balita, kami yakin program ini akan menurutnya terus sehingga Cerme Kidul terbebas dari Stunting,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama

25 Juli 2026 - 03:46 WIB

LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta

20 Juli 2026 - 09:11 WIB

Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh

14 Juli 2026 - 18:12 WIB

Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI

3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Angkat Isu Kekerasan Anak, Dinas KBPPPA Gresik Gelar Lomba Film untuk Pelajar SMP

23 Mei 2026 - 13:10 WIB

Trending di Pemerintahan