Menu

Mode Gelap
Sabet Juara di Ajang MTQ XXXII Kabupaten Gresik, MINU Tratee Putera Konsisten Cetak Generasi Qur’ani Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik

Pemerintahan

Bangun SDM Berkualitas, Pemdes Cerme Kidul Beri Atensi Soal Stunting

badge-check


					Bangun SDM Berkualitas, Pemdes Cerme Kidul Beri Atensi Soal Stunting Perbesar

Bagikan

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas terus dilakukan oleh Pemdes Cerme Kidul, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik.

 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menuntaskan masalah Stunting di dengan memberikan atensi khusus.

 

Kepala Desa Cerme Kidul Wahyudi Permana mengatakan, Stunting merupakan masalah yang harus dituntaskan bersama.

 

Dia pun berkolaborasi dengan berbagai pihak utamanya tenaga kesehatan dan bidan desa untuk menuntaskan masalah tersebut.

 

“Selain infrastruktur, kami juga berupaya untuk menurunkan angka Stunting, bahkan kami alokasikan dari dana desa,” katanya, Kamis (1/8/2024).

 

Kades Wahyudi menjelaskan, pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pemberian tambahan makanan (PMT).

 

Makanan tersebut, kata Kades diberikan kepada balita yang berstatus Stunting maupun balita terindikasi Stunting.

 

Setiap pagi, mereka diberikan makanan bergizi serta protein tinggi dan juga susu.

 

“Kami juga memberikan susu ke balita Stunting, ini bentuk perhatian kami ke mereka, juga aktif melaksanakan posyandu kolaborasi dengan tenaga kesehatan,” ucapnya.

 

Berbagai upaya tersebut membuahkan hasil, dari data yang diperoleh, pada tahun 2023 balita Stunting di Desa Cerme Kidul tercatat 12 balita.

 

Kades Wahyudi yakin angka kasus stunting di wilayahnya akan terus turun, bahkan pada akhir tahun menargetkan Cerme Kidul Bebas Stunting.

 

“Pada tahun ini turun menjadi 8 balita, kami yakin program ini akan menurutnya terus sehingga Cerme Kidul terbebas dari Stunting,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak

2 April 2026 - 18:33 WIB

Bantu Warga Jelang Lebaran, BKMS dan Tenant KEK JIIPE Sediakan 2.300 Paket Sembako Murah

12 Maret 2026 - 16:45 WIB

Kinerja Jajaran BPN Bali Diapresiasi, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

12 Maret 2026 - 16:14 WIB

Bupati Lepas Kampanye Zakat BAZNAS Gresik, 50 Sopir Angkot Dapat Bantuan

11 Maret 2026 - 10:01 WIB

Trending di Pemerintahan