Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI Sunday Clinic RS Petrokimia Gresik, Periksa Kesehatan Lebih Fleksibel di Akhir Pekan 25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH

Pemerintahan

Bangun SDM Berkualitas, Pemdes Cerme Kidul Beri Atensi Soal Stunting

badge-check


					Bangun SDM Berkualitas, Pemdes Cerme Kidul Beri Atensi Soal Stunting Perbesar

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas terus dilakukan oleh Pemdes Cerme Kidul, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik.

 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menuntaskan masalah Stunting di dengan memberikan atensi khusus.

 

Kepala Desa Cerme Kidul Wahyudi Permana mengatakan, Stunting merupakan masalah yang harus dituntaskan bersama.

 

Dia pun berkolaborasi dengan berbagai pihak utamanya tenaga kesehatan dan bidan desa untuk menuntaskan masalah tersebut.

 

“Selain infrastruktur, kami juga berupaya untuk menurunkan angka Stunting, bahkan kami alokasikan dari dana desa,” katanya, Kamis (1/8/2024).

 

Kades Wahyudi menjelaskan, pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pemberian tambahan makanan (PMT).

 

Makanan tersebut, kata Kades diberikan kepada balita yang berstatus Stunting maupun balita terindikasi Stunting.

 

Setiap pagi, mereka diberikan makanan bergizi serta protein tinggi dan juga susu.

 

“Kami juga memberikan susu ke balita Stunting, ini bentuk perhatian kami ke mereka, juga aktif melaksanakan posyandu kolaborasi dengan tenaga kesehatan,” ucapnya.

 

Berbagai upaya tersebut membuahkan hasil, dari data yang diperoleh, pada tahun 2023 balita Stunting di Desa Cerme Kidul tercatat 12 balita.

 

Kades Wahyudi yakin angka kasus stunting di wilayahnya akan terus turun, bahkan pada akhir tahun menargetkan Cerme Kidul Bebas Stunting.

 

“Pada tahun ini turun menjadi 8 balita, kami yakin program ini akan menurutnya terus sehingga Cerme Kidul terbebas dari Stunting,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI

25 September 2026 - 15:00 WIB

25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II

25 September 2026 - 09:51 WIB

Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data

25 September 2026 - 09:27 WIB

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Trending di Pemerintahan