Menu

Mode Gelap
Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

News

Diprotes Paving Ambles dan Rusak, Pemdes Sumput Gercep Lakukan Perbaikan

badge-check


					Diprotes Paving Ambles dan Rusak, Pemdes Sumput Gercep Lakukan Perbaikan Perbesar

GRESIK, IniBaruBerita.id – Protes warga terkait proyek pavingisasi sepanjang 136 meter x 3,5 meter di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik yang rusak dan ambles meski baru dibangun mendapat tanggapan dari Kades Sumput Sutaji.

Menurutnya, proyek tersebut masih berjalan dan belum di SPJ kan. Otomatis masih ada pemeliharaan dan perbaikan dan masih menjadi tanggung jawab pelaksana.

“Saat pengerjaan, kondisi hujan lebat sehingga banyak pasir yang dipakai untuk landasan paving tergerus aliran air hujan,” jelasnya.

Ditambahkan Sutaji, salah satu kendala paving ambles diantaranya struktrur tanah yang tidak stabil, apalagi waktu pengerjaan kondisi hujan lebat. Sehingga banyak paving yang sudah terpasang rapi, ambles. Permasalah tersebut lansung ditangani oleh pelaksana dan sudah dilakukan perbaikan.

“Masalahnya tanah di area ini memang tidak stabil. Di sisi barat, kami sudah beberapa kali melakukan perbaikan karena faktor tersebut. Namun, saya pastikan pekerjaan tetap mengacu pada RAB,” ujar Sutaji, Senin (13/1/2024).

Dijelaskannya, pasir digunakan untuk meratakan bagian bawah paving sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan dan semua mengacu pada RAB. Meski begitu, kondisi tanah yang labil membuat daya tahan jalan tidak begitu kuat.

“Pembangunan jalan itu sudah dijalankan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tertara di papan pengumuman. Yakni sebesar Rp Rp154.000.000 bersumber dari BK Kabupaten,” ujarnya.

Masih menurutnya, saat ini paving yang ambles dan rusak sudah dilakukan perbaikan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pelaksana proyek jika ada paving yang rusak.

Reporter: Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian

18 September 2026 - 23:20 WIB

Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung

12 September 2026 - 22:45 WIB

Kompensasi Tower Tak Kunjung Cair, Warga Kramat Agung Adukan Persoalan ke DPRD Probolinggo

27 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Warga Semampir Desak Jalan Rusak Akibat Proyek KDMP Kraksaan Segera Diperbaiki, DPRD Minta Kontraktor Bertanggung Jawab

6 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Gressmall Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan HUT ke-81 RI Lewat Lomba Menghias Tumpeng

6 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Trending di News