Menu

Mode Gelap
Fotonya Mendadak Viral Jadi Cabup Gresik, H. Nadlir Akhirnya Buka Suara hingga Sebut Bupati Gus Yani Gressmall Waspadai Daya Beli Pengunjung di Tengah Kenaikan Harga BBM Dinas Pendidikan Gresik Raih Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Komitmen Tingkatkan Mutu JAKPRO Desak Audit Menyeluruh Dugaan Mark-Up Program MBG di Probolinggo Kawal Kasus Warga Miskin, LBH Justisia Arunakara Minta Kebijakan RS IHC Wonolangan Ringankan Biaya Pasien Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik

Pemerintahan

DLH Kabupaten Probolinggo Target PAD Tahun 2024 Sebesar Rp 2,6 Miliar

badge-check


					DLH Kabupaten Probolinggo Target PAD Tahun 2024 Sebesar Rp 2,6 Miliar Perbesar

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Pendapatan Asli Daerah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo pada TAHUN 2023 tidak mencapai target. Meski demikian pada TAHUN 2024 ini targetnya mengalami kenaikan sebesar Rp 550 Juta Dalam pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo pada tahun 2023 memiliki target sebesar Rp 2 miliar 50 Juta dan tahun ini naik menjadi Rp 2,6 miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan, untuk PAD DLH Kabupaten Probolinggo pada tahun 2023 lalu hampir mencapai 80 persen dari target sebesar Rp 2 miliar 50 Juta rupiah.

“Tahun kemarin tidak tercapai. Tahun ini kita mengalami kenaikan target sebesar Rp 550 juta. Jadi targetnya tahun ini Rp 2,6 miliar,” ungkapnya.

Tidak tercapainya target tahun lalu ditenggarai lantaran sejumlah hal. Seperti adanya sejumlah pihak yang telah bekerjasama dalam pengangkutan sampahnya, tidak melakukan pembayaran penuh.

“Artinya masih ada piutang. Juga ada yang terlambat bayar, namun tidak banyak,” jelasnya.

Selain itu, adanya rencana penambahan pihak yang bekerja sama tentang pengangkutan sampah meleset. Seharusnya kontrak atau kesepakatan yang dibangun telah selesai awal tahun, ternyata baru bisa selesai di akhir tahun.

“Ada sejumlah pihak perusahaan atau instansi, yang seharusnya MoUnya selesai pada awal tahun. Ternyata dealnya baru bisa akhir tahun,” tandas Kepala DLH Kabupaten Probolinggo.

Selain itu faktor lainnya ialah, adanya rencana penerimaan hibah sejumlah dan kendaraan pengangkut sampah lainnya oleh kementerian terhadap Kabupaten Probolinggo yang tidak sesuai dengan rencana.

“Rencananya kan tahun kemarin kita mendapatkan kendaraan hibah dari kementerian. Di mana hal itu diharapkan dapat membantu operasional proses pengangkutan sampah, sehingga dapat lebih cepat dan tepat. Namun nyatanya baru bisa terealisasi pada awal tahun 2024,” lanjutnya.

Ketiga tersebut menjadi penyebab tidak tercapainya target retribusi pengangkutan sampah tahun 2023. Sementara itu, dengan adanya kenaikan target PAD tahun ini, pihaknya bakal optimis bisa menuntaskan target tahun ini. Hal itu dilandasi dengan adanya sejumlah upaya yang dilakukan.

“Sudah kami dapatkan bersama bapak asisten dan camat di 24 kecamatan. Nanti, kita akan menyisir desa-desa untuk mendorong agar bisa bekerjasama dalam pengelolaan sampahnya, khusunya pada pengangkutan. Sebab sejauh ini belum seluruh desa,” pungkasnya. (Diyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI

3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Angkat Isu Kekerasan Anak, Dinas KBPPPA Gresik Gelar Lomba Film untuk Pelajar SMP

23 Mei 2026 - 13:10 WIB

Dishub Gresik Tanamkan Nilai Etika dan Disiplin Lewat Edukasi Lalu Lintas Sejak Dini

13 Mei 2026 - 09:34 WIB

Investasi Keselamatan, Dishub Gresik Masifkan Edukasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini

30 April 2026 - 14:20 WIB

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Trending di Pemerintahan