Menu ✖

Mode Gelap
Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI Sunday Clinic RS Petrokimia Gresik, Periksa Kesehatan Lebih Fleksibel di Akhir Pekan 25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan

Pemerintahan

DLH Kabupaten Probolinggo Target PAD Tahun 2024 Sebesar Rp 2,6 Miliar

badge-check


					DLH Kabupaten Probolinggo Target PAD Tahun 2024 Sebesar Rp 2,6 Miliar Perbesar

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Pendapatan Asli Daerah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo pada TAHUN 2023 tidak mencapai target. Meski demikian pada TAHUN 2024 ini targetnya mengalami kenaikan sebesar Rp 550 Juta Dalam pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo pada tahun 2023 memiliki target sebesar Rp 2 miliar 50 Juta dan tahun ini naik menjadi Rp 2,6 miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan, untuk PAD DLH Kabupaten Probolinggo pada tahun 2023 lalu hampir mencapai 80 persen dari target sebesar Rp 2 miliar 50 Juta rupiah.

“Tahun kemarin tidak tercapai. Tahun ini kita mengalami kenaikan target sebesar Rp 550 juta. Jadi targetnya tahun ini Rp 2,6 miliar,” ungkapnya.

Tidak tercapainya target tahun lalu ditenggarai lantaran sejumlah hal. Seperti adanya sejumlah pihak yang telah bekerjasama dalam pengangkutan sampahnya, tidak melakukan pembayaran penuh.

“Artinya masih ada piutang. Juga ada yang terlambat bayar, namun tidak banyak,” jelasnya.

Selain itu, adanya rencana penambahan pihak yang bekerja sama tentang pengangkutan sampah meleset. Seharusnya kontrak atau kesepakatan yang dibangun telah selesai awal tahun, ternyata baru bisa selesai di akhir tahun.

“Ada sejumlah pihak perusahaan atau instansi, yang seharusnya MoUnya selesai pada awal tahun. Ternyata dealnya baru bisa akhir tahun,” tandas Kepala DLH Kabupaten Probolinggo.

Selain itu faktor lainnya ialah, adanya rencana penerimaan hibah sejumlah dan kendaraan pengangkut sampah lainnya oleh kementerian terhadap Kabupaten Probolinggo yang tidak sesuai dengan rencana.

“Rencananya kan tahun kemarin kita mendapatkan kendaraan hibah dari kementerian. Di mana hal itu diharapkan dapat membantu operasional proses pengangkutan sampah, sehingga dapat lebih cepat dan tepat. Namun nyatanya baru bisa terealisasi pada awal tahun 2024,” lanjutnya.

Ketiga tersebut menjadi penyebab tidak tercapainya target retribusi pengangkutan sampah tahun 2023. Sementara itu, dengan adanya kenaikan target PAD tahun ini, pihaknya bakal optimis bisa menuntaskan target tahun ini. Hal itu dilandasi dengan adanya sejumlah upaya yang dilakukan.

“Sudah kami dapatkan bersama bapak asisten dan camat di 24 kecamatan. Nanti, kita akan menyisir desa-desa untuk mendorong agar bisa bekerjasama dalam pengelolaan sampahnya, khusunya pada pengangkutan. Sebab sejauh ini belum seluruh desa,” pungkasnya. (Diyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo

26 September 2026 - 09:39 WIB

DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI

25 September 2026 - 15:00 WIB

25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II

25 September 2026 - 09:51 WIB

Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data

25 September 2026 - 09:27 WIB

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

Trending di Pemerintahan