Menu

Mode Gelap
Sabet Juara di Ajang MTQ XXXII Kabupaten Gresik, MINU Tratee Putera Konsisten Cetak Generasi Qur’ani Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik

Olahraga

Sukses di Kejurprov, Daffa Siap Berlaga di Ajang Kejurnas Tenis Meja

badge-check


					Sukses di Kejurprov, Daffa Siap Berlaga di Ajang Kejurnas Tenis Meja Perbesar

Bagikan

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Daffa Ahmad Ferdiansyah (14), atlet tenis meja asal Desa Randujalak Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo siap berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Meja Kelompok Umur di Jakarta pada tanggal 24 hingga 30 Juni 2024.

Sebelumnya, atlet tenis meja jebolan dari STTK (Sidomukti Table Tenis Klub) di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan ini sukses dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur Kelompok Umur (KU) 15 dan KU-18 di GOR Gajah Mada Batu pada tanggal 14 hingga 15 Juni 2024 lalu. Dalam kejurprov yang diikuti oleh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur tersebut, Daffa mampu sampai ke babak final baik di KU-15 maupun di KU-18.

“Untuk di KU-15, Daffa kelelahan karena ini partai final kedua setelah final KU-18. Ia kalah dari Rasid dari Kota Blitar. Terlebih usia Daffa sendiri masih 14 tahun main di usia 15 tahun. Sementara di KU-18, Daffa kalah dari Ardan Maulana dari Kota Batu. Secara usia sudah kalah jauh, Daffa usia 14 tahun dan Ardan usia 18 tahun,” kata Pemilik STTK Sugianto.

Selaku pemilik klub pertama kali yang mendidik Daffa di tenis meja, Sugianto mengaku sangat bangga sekali. Sebab sudah ada dan menjadi wakil dari Kabupaten Probolinggo di Kejurprov di GOR Gajah Mada Kota Batu. Terlebih usianya masih 14 tahun dan ikut kelompok umur 15 tahun dan 18 tahun.

“Alhamdulillah, dua-duanya masuk final di Kejurprov di Kota Batu. Dimana Kejurprov ini diikuti oleh semua kabupaten dan kota di Jawa Timur. Dia bisa menyisihkan dan mengalahkan lawan-lawannya yang notabene usia 18. Daffa bisa berbuat yang sangat luar biasa sehingga bisa juara 2 di kelompok umur 15 dan 18 tahun,” jelasnya.

Menurut Sugianto, capaian ini merupakan prestasi yang luar biasa sekali. Apalagi sekarang Daffa sudah ada didikan di klub baru setelah di STTK. “Tapi walaupun bagaimana, kami selaku klub pertama yang disinggahi Daffa merasa bangga. Setiap kali Daffa pulang pasti bermain di sini. Kami undang teman-teman untuk bermain ini untuk melihat kualitas bagaimana hasil latihan Daffa selama ini di klub yang baru Arwana Jaya Jakarta,” terangnya.

Dalam Kejurnas di Jakarta terang Sugianto, pihaknya mengaku sangat bangga karena Daffa difokuskan untuk target yang di kelompok usia 15 tahun bersama finalis Rasid dari Kota Blitar.

“Mudah-mudahan ini menjadi titik awal Daffa untuk bisa berlaga di nasional maupun internasional. Apalagi kemarin Daffa melalui PTMSI pusat juga mewakili Indonesia bersama 4 orang ke Malaysia untuk Tingkat Asia Tenggara. Daffa bisa menang saat lawan Singapura. Ini prestasi yang sangat luar biasa,” ungkap Sugianto penuh bangga.

Sugianto mengharapkan agar Daffa kedepan latihannya semakin intens dan harus menumbuhkan kepercayaan-kepercayaan diri yang luar biasa sebagai seorang atlet yang memang sudah ditarget suatu saat menjadi yang terbaik, tetapi tidak boleh jumawa.

“Harapan kami dari Daffa ini akan muncul bibit-bibit baru, karena selama ini setelah eranya Ferdy tidak ada dan sudah menjadi pelatih, sekarang Daffa yang menjadi penerus. Harapan kami STTK nantinya bisa melahirkan pemain-pemain yang hebat seperti Mas Daffa,” harapnya.

Saat ini tambah Daffa, sudah ada salah satunya atlet tenis meja bernama Akbar. Hanya saja Akbar ini sekarang usianya sudah SLTA. Ke depan yang usia pemula dan usia dini ini yang menjadi target klub STTK untuk pembinaan anak-anak di Kabupaten Probolinggo.

“Silahkan kepada para orang tua yang ingin anak-anaknya menjadi seorang atlet tenis meja bisa bergabung dengan STTK. Kami akan berupaya untuk memoles dan melatih agar nantinya menjadi seorang atlet yang professional,” pungkasnya. (Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Pesepeda Padati Winongan, MTB PRABU 2025 Jadi Event Sepeda Gunung Ekstrem di Pasuruan

8 Desember 2025 - 03:23 WIB

Soliditas Lintas Sektor di Probolinggo, Polsek Krejengan dan Forkopimcam Kompak Senam Pagi

28 November 2025 - 04:43 WIB

Perdana Digelar, Tournament Grisse Tennis Point to Point Sukses Tarik Perhatian Pecinta Tenis se-Jatim

8 Juli 2025 - 05:00 WIB

Ibnu Alwan Efendi Terpilih Sebagai Ketua Kick Boxing Kabupaten Probolinggo Masa Bakti 2025 – 2029

19 Februari 2025 - 03:07 WIB

Turnamen Sepak bola U 9-12 Ajang Optimalkan Sepak Bola Di Lumajang dan Sekaligus Pencarian Pemain Terbaik

26 Januari 2025 - 10:58 WIB

Trending di Olahraga