Menu

Mode Gelap
Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Joyfull Ramadhan dan Selasar Hangat, Kemenag Gresik Bagikan 720 Bingkisan

Pemerintahan

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan atas Konsistensi Jalankan Reforma Agraria

badge-check


					Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan atas Konsistensi Jalankan Reforma Agraria Perbesar

Bagikan

Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih penghargaan CNN Indonesia Award 2025 untuk kategori Rural Development & Regional Equity. Penghargaan itu diberikan atas komitmen lembaga tersebut dalam menjalankan program Reforma Agraria yang dinilai berkontribusi terhadap pemerataan ekonomi dan pembangunan pedesaan.

Penghargaan diserahkan dalam acara CNN Indonesia Award 2025 di Kuningan, Jakarta, Jumat (31/10/2025) malam. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, hadir langsung menerima penghargaan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada CNN Indonesia atas apresiasi ini. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN di pusat dan daerah atas kerja keras dan pelayanannya,” ujar Ossy usai acara.

Program Kampung Reforma Agraria menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian. Program ini dinilai sebagai model pengelolaan tanah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui program tersebut, ATR/BPN tidak hanya melaksanakan redistribusi dan sertipikasi tanah, tetapi juga mendorong pemanfaatan lahan agar lebih produktif.

“Reforma Agraria ini menjadi salah satu program prioritas. Kami ingin memastikan kepemilikan lahan lebih seimbang dan lahan-lahan yang ada benar-benar produktif,” kata Ossy.

Selain fokus pada pemerataan ekonomi desa, ATR/BPN juga tengah mempercepat transformasi digital di bidang pertanahan dan tata ruang. Digitalisasi layanan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menekan potensi sengketa agraria.

“Kami sedang melakukan transisi dari sistem analog ke digital. Dengan dukungan masyarakat dan lembaga terkait, kami yakin digitalisasi ini akan meminimalkan sengketa dan konflik pertanahan di Indonesia,” ujarnya.

Ossy menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Reforma Agraria dan transformasi digital membutuhkan partisipasi publik. “Kami berharap masyarakat terus memberi dukungan dan kritik yang membangun agar pelayanan pertanahan semakin cepat, transparan, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak

2 April 2026 - 18:33 WIB

Bantu Warga Jelang Lebaran, BKMS dan Tenant KEK JIIPE Sediakan 2.300 Paket Sembako Murah

12 Maret 2026 - 16:45 WIB

Kinerja Jajaran BPN Bali Diapresiasi, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

12 Maret 2026 - 16:14 WIB

Bupati Lepas Kampanye Zakat BAZNAS Gresik, 50 Sopir Angkot Dapat Bantuan

11 Maret 2026 - 10:01 WIB

Trending di Pemerintahan