Menu ✖

Mode Gelap
7 OPD Pemkab Probolinggo Transaksikan Rp691 Juta ke Satu Penyedia, Pengadaan Jadi Sorotan JKN Probolinggo Turun Drastis, Rendra Soroti Nasib Warga Miskin Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah dari Rumah, Alfiana Firda Afnaini Salurkan Bak Sampah ke Lima Desa Kenalkan Dunia Parlemen Sejak Dini, TK Tunas Bangsa Kunjungi Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo Golkar Probolinggo Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput Lewat Rakerda dan Pelantikan Massal Pengurus Kecamatan Tuntas 100 Persen! LPJ LDNU Gresik Buktikan Sukses Besar Dakwah Aswaja Selama 5 Tahun

Politik

Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik

badge-check


					Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik Perbesar

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, mengapresiasi kinerja Kementerian Pariwisata yang dinilai berhasil menjaga pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Pariwisata pada Selasa (3/6/2026).

Nila menyebut, peningkatan jumlah kunjungan wisman pada kuartal pertama 2026 menjadi sinyal positif bagi citra dan daya saing pariwisata Indonesia di pasar global. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan sektor pariwisata nasional tetap memiliki daya tarik kuat meski dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi dunia.

“Di saat kondisi ekonomi global sedang tidak mudah dan nilai tukar rupiah menghadapi tekanan, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara menjadi sinyal positif bahwa daya tarik pariwisata Indonesia tetap kuat di mata dunia,” ujarnya.

Ia menilai, berbagai upaya promosi dan pengembangan destinasi yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil. Kepercayaan wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia dinilai tetap terjaga di tengah situasi global yang belum sepenuhnya stabil.

Lebih lanjut, Nila menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Selain menghasilkan devisa, sektor ini juga mampu menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lainnya melalui efek pengganda (multiplier effect).

Karena itu, ia mendorong agar tren pertumbuhan wisman terus dijaga melalui peningkatan kualitas destinasi, kemudahan aksesibilitas, serta penguatan daya saing pariwisata nasional.

“Pariwisata merupakan salah satu sektor yang terbukti memiliki efek pengganda yang besar bagi perekonomian. Momentum pertumbuhan wisman ini harus terus dijaga dan diperkuat,” katanya.

Meski demikian, Nila mengingatkan pentingnya penguatan pasar wisatawan nusantara sebagai penopang sektor pariwisata. Menurutnya, keseimbangan antara pasar internasional dan domestik menjadi kunci keberlanjutan pariwisata nasional.

“Ke depan, kita ingin melihat pariwisata Indonesia semakin kuat, baik di pasar global maupun domestik. Jika kunjungan wisatawan asing terus tumbuh dan wisatawan nusantara juga bergerak aktif, maka sektor ini akan menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin kokoh,”tutupnya.

 

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JKN Probolinggo Turun Drastis, Rendra Soroti Nasib Warga Miskin

5 November 2026 - 05:07 WIB

Golkar Probolinggo Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput Lewat Rakerda dan Pelantikan Massal Pengurus Kecamatan

2 November 2026 - 10:29 WIB

Reses Masa Persidangan I 2026, H. Muhammad Zubaidi Fraksi Gerindra Serap Aspirasi Warga Tiga Kecamatan

29 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Reses di Pajarakan, H. Wahid Nurahman Tampung Aspirasi Warga untuk Perjuangkan Prioritas Pembangunan

29 Oktober 2026 - 01:19 WIB

DPRD Kabupaten Probolinggo Matangkan Empat Raperda Inisiatif, Pansus Dorong Harmonisasi Final

22 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Trending di Politik