Menu ✖

Mode Gelap
Golkar Probolinggo Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput Lewat Rakerda dan Pelantikan Massal Pengurus Kecamatan Tuntas 100 Persen! LPJ LDNU Gresik Buktikan Sukses Besar Dakwah Aswaja Selama 5 Tahun Hadirkan The Next Wave of Batik, Gressmall Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya di Hari Sumpah Pemuda PT BEST Bantah Tuduhan Pungli Rp250 Ribu per Hari, Aris Ariyanto Siap Lapor Polisi PUPR Probolinggo Tegaskan Tiga Proyek Infrastruktur Belum Dibayar 100 Persen, Tunggu Uji Teknis dan Laboratorium Reses Masa Persidangan I 2026, H. Muhammad Zubaidi Fraksi Gerindra Serap Aspirasi Warga Tiga Kecamatan

Peristiwa

Muchlis PKB Desak Evaluasi Puskesmas Sukapura Usai Tragedi Karhutla Bromo

badge-check


					Muchlis PKB Desak Evaluasi Puskesmas Sukapura Usai Tragedi Karhutla Bromo Perbesar

PROBOLINGGO, INIBARUBERITA.ID – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muchlis, S.Pd., menyampaikan duka mendalam atas tragedi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo yang menewaskan empat orang. Ia juga meminta evaluasi pelayanan kegawatdaruratan di Puskesmas Sukapura menyusul keluhan keluarga almarhum Hendra terkait penanganan medis yang dinilai lambat.

Penyampaian belasungkawa tersebut dilakukan melalui kunjungan perwakilan PKB ke rumah duka di Kecamatan Sukapura dan Kecamatan Lumbang pada Minggu (18/10/2026). Kunjungan itu merupakan tindak lanjut arahan Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Rafahmi, yang mengutus Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo, Darmo Iko Purwanto.

Dalam kesempatan tersebut, Muchlis menyampaikan simpati kepada keluarga korban sekaligus berharap tragedi serupa tidak kembali terjadi.

Selain itu, ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo mengevaluasi pelayanan kegawatdaruratan di Puskesmas Sukapura, terutama terkait kecepatan respons petugas, kesiapan tenaga medis, dan prosedur penanganan pasien dalam kondisi darurat.

Menurutnya, pelayanan kesehatan harus mampu memberikan pertolongan secara cepat dan tepat, terutama dalam situasi yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa.

Muchlis juga menekankan pentingnya tindak lanjut atas keluhan keluarga almarhum Hendra. Ia berharap pihak Puskesmas Sukapura dan Dinas Kesehatan memberikan klarifikasi agar kronologi serta penanganan medis dapat diketahui secara menyeluruh.

Evaluasi tersebut, lanjutnya, perlu dilakukan secara objektif dan transparan berdasarkan fakta, sehingga dapat menjadi bahan perbaikan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Probolinggo.

Tragedi karhutla Bromo tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan penanganan bencana dan pelayanan medis darurat. Diharapkan, tindak lanjut atas persoalan ini dapat memberikan kepastian kepada keluarga korban sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

Penulis : Chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT BEST Bantah Tuduhan Pungli Rp250 Ribu per Hari, Aris Ariyanto Siap Lapor Polisi

31 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Madas Blokade Jalur Pantura Probolinggo–Situbondo Dua Jam, Audiensi dengan Polres Berakhir Damai

29 Oktober 2026 - 01:09 WIB

Diduga Ditawari Jasa Pengurusan Aduan Rp 30 Juta Oleh Ormas di Probolinggo , Pemilik RPH Pilih Pengacara

17 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pasien meninggal di RSUD Waluyo Jati Kraksaan disorot. Dewan Pengawas mengevaluasi dugaan jeda visite dokter selama 33 jam

30 September 2026 - 05:56 WIB

Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan

22 September 2026 - 17:17 WIB

Trending di Peristiwa