Menu

Mode Gelap
Fotonya Mendadak Viral Jadi Cabup Gresik, H. Nadlir Akhirnya Buka Suara hingga Sebut Bupati Gus Yani Gressmall Waspadai Daya Beli Pengunjung di Tengah Kenaikan Harga BBM Dinas Pendidikan Gresik Raih Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Komitmen Tingkatkan Mutu JAKPRO Desak Audit Menyeluruh Dugaan Mark-Up Program MBG di Probolinggo Kawal Kasus Warga Miskin, LBH Justisia Arunakara Minta Kebijakan RS IHC Wonolangan Ringankan Biaya Pasien Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik

Pemerintahan

11 Desa yang Dijabat oleh PJ Kades Tunggu PAW, Ini Penjelasanya

badge-check


					11 Desa yang Dijabat oleh PJ Kades Tunggu PAW, Ini Penjelasanya Perbesar

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Sebanyak 11 Desa Tidak memiliki kepala desa definitif dan saat ini masih dijabat oleh Penjabat (Pj) kepala desa. Dinas pemberdayaan Masyarakat dan desa (PMD) Kabupaten Probolinggo akan berupaya melalui pergantian antar waktu atau PAW.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan secara regulasi mengatur dalam satu periode atau 6 tahun dapat dilakukan pemilihan kepala desa sebanyak 3 kali.

“Nah kemudian di kita pada 2027, 2029, dan 2030 itu ada Pilkades. Artinya sudah genap tiga kali. Jika tahun depan 2025, akan dilaksanakan Pilkades maka jadi 4 kali. Ini sudah menyalahi regulasi yang ada,” jelasnya.

Ia menyebutkan jika pelaksanaan pilkades tidak boleh lebih dari tiga kali. Lantas Bagaimana dengan 11 Desa yang saat ini dijabat oleh Pj kades ? Rozi menyebutkan jika hal itu akan diupayakan pada pergantian antar waktu atau Paw.

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan mengupayakan jabatan kepala desa definitif dilakukan melalui PAW,” katanya.

11 desa yang saat ini tidak memiliki Kades definitif diantaranya, Desa Randuputih, Kecamatan Dringu; Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran; Desa Kerpangan, Kecamatan Leces; Desa Alassapi, Kecamatan Banyuanyar.

Kemudian Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton; Desa Penambangan, Kecamatan Pajarakan; Desa Bulupandak, Kecamatan Gading; serta Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran; Desa Betek, Kecamatan Krucil; terakhir Desa Tegalwatu, Tiris; dan terakhir kepala Desa Boto, Lumbang. (Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Jalur Ilegal, Disnaker Probolinggo Gandeng Petugas Sensus Ekonomi Edukasi Perlindungan PMI

3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Angkat Isu Kekerasan Anak, Dinas KBPPPA Gresik Gelar Lomba Film untuk Pelajar SMP

23 Mei 2026 - 13:10 WIB

Dishub Gresik Tanamkan Nilai Etika dan Disiplin Lewat Edukasi Lalu Lintas Sejak Dini

13 Mei 2026 - 09:34 WIB

Investasi Keselamatan, Dishub Gresik Masifkan Edukasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini

30 April 2026 - 14:20 WIB

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Trending di Pemerintahan