Menu

Mode Gelap
Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Joyfull Ramadhan dan Selasar Hangat, Kemenag Gresik Bagikan 720 Bingkisan

Pemerintahan

Pastikan PMT Tepat Sasaran, TP PKK dan Pemdes Karangandong Bersinergi Tekan Stunting

badge-check


					Pastikan PMT Tepat Sasaran, TP PKK dan Pemdes Karangandong Bersinergi Tekan Stunting Perbesar

Bagikan

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Untuk menekan angka stunting di wilayahnya, Ketua TP PKK Kecamatan Driyorejo, Zur’ah Amri, bersama Camat Driyorejo, M. Amri, melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ke desa-desa.

Salah satu titik kunjungan adalah Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Senin (28/10/2024) pagi.

Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi dan memastikan PMT tepat sasaran bagi balita stunting, balita dengan gizi kurang, dan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Kepala Desa Karangandong, Eka Yulianingsih, S.H., bersama perangkat desa dan kader PKK desa setempat, menyambut langsung kunjungan tim monev tersebut.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, karena sangat membantu desa dalam memastikan program PMT terlaksana sesuai target. Kami juga bisa mendapatkan masukan penting agar pelayanan ke masyarakat lebih optimal,” ujar Eka Yulianingsih.

Zur’ah Amri menyampaikan bahwa program PMT lokal menyasar tiga kelompok utama: balita stunting, balita gizi kurang, dan ibu hamil KEK. Dana untuk program ini berasal dari APBD dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Dari APBD, ada tiga balita stunting yang menerima PMT selama 90 hari, mulai 4 Juli hingga 22 Oktober. Sementara dari ADD, kami menyasar 23 balita lainnya,” jelasnya.

Selain itu, balita gizi kurang mendapat bantuan melalui anggaran BOK Puskesmas selama 56 hari. Untuk ibu hamil KEK, program berjalan 120 hari menggunakan sumber dana yang sama.

Zur’ah juga mengungkapkan bahwa program ini mulai menunjukkan hasil positif.

“Tahun 2023, jumlah balita stunting di Kecamatan Driyorejo tercatat 23 anak. Per Oktober 2024, jumlah itu turun menjadi 13 anak. Ini capaian yang baik, meskipun masih ada beberapa balita yang membutuhkan penanganan khusus,” ujarnya.

Zur’ah menegaskan pentingnya kolaborasi antara kader PKK, pemerintah desa, puskesmas, dan masyarakat dalam mencegah stunting.

“Edukasi kepada orang tua juga sangat penting agar mereka paham akan pentingnya asupan gizi dan pola asuh sehat bagi anak-anak. Kami berharap program PMT ini berlanjut hingga 2025,” tambahnya.

Sementara itu, Kades Karangandong, Eka Yulianingsih, mengapresiasi kedatangan tim monev yang menurutnya sangat membantu dalam mengevaluasi pelaksanaan program PKK di desanya.

Ia berharap kegiatan monev semacam ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahun.

“Kegiatan ini penting agar masyarakat lebih bersemangat mendukung posyandu dan program desa lainnya, terutama dalam menangani stunting dan masalah kesehatan ibu hamil. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami optimis bisa mengatasi kendala-kendala yang ada,” tegas Eka.

Dalam sesi penutup, Monev juga membuka ruang tanya jawab, memberikan kesempatan bagi seluruh pengurus PKK Desa Karangandong untuk berdialog langsung dengan tim monitoring.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi para kader dalam melaksanakan program ke depan.

Kegiatan Monev ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah desa dan TP PKK, dengan harapan dapat menciptakan perubahan signifikan dalam upaya penanganan stunting di Desa Karangandong dan Kecamatan Driyorejo secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak

2 April 2026 - 18:33 WIB

Bantu Warga Jelang Lebaran, BKMS dan Tenant KEK JIIPE Sediakan 2.300 Paket Sembako Murah

12 Maret 2026 - 16:45 WIB

Kinerja Jajaran BPN Bali Diapresiasi, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

12 Maret 2026 - 16:14 WIB

Bupati Lepas Kampanye Zakat BAZNAS Gresik, 50 Sopir Angkot Dapat Bantuan

11 Maret 2026 - 10:01 WIB

Trending di Pemerintahan