LUMAJANG, IniBaruBerita.id – Jalan merupakan sarana penting bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari, baik dalam bidang ekonomi, lingkungan hidup, hingga sosial dan budaya. Oleh karena itu, pembangunan jalan desa, khususnya di lingkungan permukiman warga dan area pertanian, menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Desa Boreng Kecamatan Kota, Lumajang.
“Saat ini Kami sedang melaksanakan pembangunan jalan penghubung antar desa, yang berada di dusun kuwung desa boreng yang bersumber dari dana desa tahap 2,” kata Zainal Saifudin, Kepala Desa Boreng, Selasa (17/12/2024).
Pembangunan peningkatan jalan lingkungan desa jalan lapis pinetrasi ( lapen ), dengan panjang 531 meter dan lebar 3 meter. Bersumber dari dana desa ( DD ) dengan biaya Rp. 237.600.000, Hal tersebut merupakan upaya Pemdes Boreng dalam meningkatkan infrastruktur di wilayahnya. terutama dalam memberikan kemudahan akses bagi warga di dusun kuwung, karena jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar Desa Boreng dan Desa Urang gantung, Kecamatan Kota.
“Dengan dibangunnya jalan ini, diharapkan akses antar desa akan semakin lancar dan dapat mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya di sektor perekonomian. Karena dengan adanya akses yang lebih baik, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi desa, sehingga kualitas hidup masyarakat juga akan meningkat,” pungkas Zainal Kepala Desa Boreng.
Selain melakukan pembangunan jalan desa di dusun Kuwung, pemerintah desa boreng juga melakukan pembangunan jalan paving di dusun Krajan 2, jalan rabat di dusun galingan, saluran drainase dan pemasangan penerangan lampu makan umum di dusun Krajan 1.

Sementara itu, Mad, warga desa Boreng mengaku sangat senang dengan dibangunnya jalan penghubung antar Desa boreng dan desa urang gantung yang dilakukan oleh pemerintah desa Boreng. Pasalnya jalan tersebut sudah lama rusak dan jalan tersebut merupakan satu satunya jalan alternatif penghubung antar dua desa.
“Saya berterimakasih kepada pemerintah desa, karena sudah membangun jalan ini. Karena jalan ini biasa dilalui petani dan pedagang, ini sangat penting karena ini jalan alternatif” ujar Mad warga Desa Boreng. (Ard)







