GRESIK, IniBaruBerita.id – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, menghadiri acara santunan untuk 1.000 anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Acara yang digelar di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ini, menjadi momentum sinergi antara Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Gresik dalam meringankan beban anak yatim dan dhuafa di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Gresik, Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Deputi Ketua Baznas Jawa Timur, Ketua Baznas Gresik, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik, Ketua Takmir Masjid Agung Gresik, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gresik.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas program-program yang terus dijalankan oleh Baznas, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
“Alhamdulillah, Gresik selalu menjadi pilihan Baznas Jatim dalam melaksanakan berbagai program, termasuk santunan untuk 1.000 yatim dan dhuafa ini. Kegiatan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan, dan semoga dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi dengan sesama,” ujar Bupati Gresik.
Sebagai lembaga yang fokus pada penghimpunan dan penyaluran zakat, Baznas Kabupaten Gresik terus aktif menjalankan berbagai program sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa program yang telah dilaksanakan antara lain:
- OASE (Orang Tua Asuh Sehari): Program kolaborasi antara Baznas Provinsi Jatim, Baznas Gresik, dan PT Petrokimia Gresik yang bertujuan memberikan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa melalui sistem orang tua asuh dengan santunan langsung.
- Syiar Zakat: Kegiatan yang dilaksanakan pada minggu kedua bulan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat dan membangun kepedulian sosial.
- Santunan untuk pengemudi ojek online (Ojol) dan ojek pangkalan (Opang): Bantuan sebagai bentuk apresiasi terhadap para pekerja sektor transportasi dengan penghasilan tidak menentu.
- Santunan untuk petugas keamanan dan kebersihan: Bantuan untuk para pekerja sektor keamanan dan kebersihan yang berperan penting dalam menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan.
- Rencana pemberian santunan kepada guru Madrasah Diniyah (Madin) dan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Gresik.
Dalam acara ini, 1.000 anak yatim dan dhuafa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik menerima bantuan berupa paket sembako dari Bupati Gresik, perlengkapan sekolah dari Baznas Jawa Timur, dan uang tunai senilai Rp 200 ribu dari Baznas Kabupaten Gresik.
Selain itu, Baznas Gresik juga memberikan insentif sebesar Rp 200 ribu per orang kepada 200 marbot masjid sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam menjaga dan merawat masjid. Baznas juga menyalurkan bantuan pembangunan MCK senilai Rp 5 juta untuk meningkatkan fasilitas sanitasi masyarakat.
Kegiatan santunan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dan Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Baznas Gresik terus berupaya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh penerima.
Acara ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada anak yatim, kaum dhuafa, marbot, serta perwakilan penerima bantuan MCK. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk berbagi dan berkontribusi dalam aksi sosial guna menciptakan kesejahteraan bersama.
Reporter: Angga Purwancara







