Menu ✖

Mode Gelap
Golkar Probolinggo Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput Lewat Rakerda dan Pelantikan Massal Pengurus Kecamatan Tuntas 100 Persen! LPJ LDNU Gresik Buktikan Sukses Besar Dakwah Aswaja Selama 5 Tahun Hadirkan The Next Wave of Batik, Gressmall Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya di Hari Sumpah Pemuda PT BEST Bantah Tuduhan Pungli Rp250 Ribu per Hari, Aris Ariyanto Siap Lapor Polisi PUPR Probolinggo Tegaskan Tiga Proyek Infrastruktur Belum Dibayar 100 Persen, Tunggu Uji Teknis dan Laboratorium Reses Masa Persidangan I 2026, H. Muhammad Zubaidi Fraksi Gerindra Serap Aspirasi Warga Tiga Kecamatan

Peristiwa

Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus

badge-check


					Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Perbesar

PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Destinasi wisata Air Terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, saat ini tidak dapat dikunjungi. Hal ini menyusul robohnya jembatan utama yang menjadi akses tunggal menuju lokasi wisata tersebut pada Sabtu (28/3/2026) dini hari.

Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur Desa Negororejo sejak Jumat malam disinyalir menjadi penyebab utama rapuhnya konstruksi jembatan hingga ambruk total sekitar pukul 02.00 WIB.

Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim langsung melakukan sterilisasi di area terdampak. Petugas di lapangan telah memasang pembatas berupa garis polisi (police line) serta papan peringatan di kedua sisi jembatan yang terputus.

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa kerusakan fisik jembatan sangat fatal sehingga mustahil untuk dilewati, bahkan oleh pejalan kaki sekalipun.

“Langkah penutupan sementara ini murni demi keselamatan publik. Kami meminta warga maupun pengunjung untuk tidak nekat melintas karena kondisi tanah dan sisa bangunan jembatan masih labil,” tegas AKBP Latif saat dikonfirmasi, Minggu (29/3/2026).

Selain menutup akses wisata, Kapolres juga memberikan peringatan dini terkait ancaman bencana hidrometeorologi. Mengingat intensitas hujan di wilayah Probolinggo masih cukup tinggi, potensi banjir susulan maupun tanah longsor perlu diwaspadai.

“Masyarakat yang beraktivitas di titik-titik rawan bencana diharapkan meningkatkan kewaspadaan. Jika melihat tanda-tanda bahaya atau situasi darurat, segera berikan informasi kepada petugas terdekat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, personel kepolisian bersama instansi terkait masih terus memantau situasi di lokasi demi menjamin keamanan warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT BEST Bantah Tuduhan Pungli Rp250 Ribu per Hari, Aris Ariyanto Siap Lapor Polisi

31 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Madas Blokade Jalur Pantura Probolinggo–Situbondo Dua Jam, Audiensi dengan Polres Berakhir Damai

29 Oktober 2026 - 01:09 WIB

Muchlis PKB Desak Evaluasi Puskesmas Sukapura Usai Tragedi Karhutla Bromo

19 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Diduga Ditawari Jasa Pengurusan Aduan Rp 30 Juta Oleh Ormas di Probolinggo , Pemilik RPH Pilih Pengacara

17 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pasien meninggal di RSUD Waluyo Jati Kraksaan disorot. Dewan Pengawas mengevaluasi dugaan jeda visite dokter selama 33 jam

30 September 2026 - 05:56 WIB

Trending di Hukum