Gresik – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik terus berkomitmen menekan angka kecelakaan di jalan raya melalui edukasi hulu. Salah satunya melalui program Sosialisasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) yang digelar di SD Muhammadiyah Sidayu, Kabupaten Gresik.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Khusaini, turun langsung memberikan edukasi kepada para siswa. Ia menjelaskan bahwa program SALUD bertujuan untuk membentuk karakter disiplin dan rasa empati di jalan raya sejak usia sekolah dasar.
”Melalui metode edukasi yang menyenangkan, kami ingin menanamkan budaya tertib dan mengenalkan cara aman berkendara sejak dini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang taat lalu lintas,” ujar Khusaini.
Dalam sesi edukasi ini, para siswa diajak untuk memahami arti warna dan simbol pada rambu lalu lintas agar mampu mengenali instruksi di jalan raya secara cepat.
Selain itu, diberikan pula pemahaman praktis mengenai tata cara menyeberang jalan yang aman dengan memanfaatkan fasilitas zebra cross secara benar guna menghindari risiko kecelakaan.
Materi juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara, terutama kewajiban menggunakan helm standar (SNI) bagi anak-anak saat dibonceng oleh orang tua.
Melalui pendekatan ini, diharapkan tumbuh etika berkendara yang baik, yang mengedepankan kesopanan serta kewaspadaan demi menjaga keselamatan bersama di ruang publik.
“Program ini merupakan langkah konkret Dishub Gresik dalam membangun kesadaran kolektif agar angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan usia muda, dapat terus diminimalisir,”tambah Khusaini.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang belajar sambil bermain mengenai aturan-aturan dasar di jalan raya.
Reporter : Angga Purwancara







