PROBOLINGGO, IniBaruBerita.id – Dalam rangka peringatan Hari Bumi Sedunia tanggal 22 April Pemkot Tanam 1000 pohon mangga di Taman Wisata Studi Lingkungan Kota Probolinggo , Jum’at (3/5/2024) pagi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan ikon Probolinggo.
Melalui Dinas Lingkungan Hidup dilaksanakan acara Gerakan Tanam Seribu Pohon Mangga dipimpin Penjabat Wali Kota Nurkholis menyerahkan secara simbolis bibit pohon mangga kepada Lurah Kademangan.
Acara yang bertujuan untuk pengelolaan keanekaragaman hayati itu diikuti oleh jajaran forkopimda, kepala perangkat daerah, sekolah adiwiyata, pelaku usaha serta mitra lingkungan lainnya.
Dalam sambutannya, Nurkholis menceritakan alasan dirinya memilih pohon mangga untuk ditanam dalam gerakan ini. Salah satunya karena mangga dikenal sebagai buah khas Kota Probolinggo.
“Pohon mangga memiliki daun yang berwarna hijau sepanjang tahun. Yang kedua pohon mangga itu umurnya panjang dan yang lebih penting bahwa pohon mangga itu adalah pohon yang khas di Probolinggo,” ungkapnya.
Kedepan, lanjut Nurkholis, agar menguatkan nama Kota Probolinggo sebagai pusat kota mangga, Ia meminta kepada perangkat daerah terkait untuk menggelar festival mangga.
“Jangan hanya tanam pohon mangganya saja tapi juga ada festival mangga. Jadi buahnya yang kita festivalkan bukan pohonnya. Kita undang seluruh pengusaha mangga di Indonesia sehingga orang se-Indonesia akan semakin tahu bahwa disinilah pusatnya mangga,” pinta penjabat penghobi taman itu.
Diketahui, mangga yang diperoleh dari sumbangan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur ini merupakan varietas Arumanis dan Manalagi asli Kota Probolinggo. Rencananya, tidak hanya di TWSL saja, namun lokasi lain juga akan menjadi target penanaman pohon mangga tersebut.
“Teman-teman sekalian hari ini kita akan menanam pohon mangga, nanti simbolis disini akan tetapi nanti akan kita tanam di seluruh Kota Probolinggo. Seribu itu baru awal, kalau masih kurang bisa minta lagi,” terang Penjabat Nurkholis.







