Menu

Mode Gelap
Sabet Juara di Ajang MTQ XXXII Kabupaten Gresik, MINU Tratee Putera Konsisten Cetak Generasi Qur’ani Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik

Pemerintahan

Cegah Banjir Dan Tanah Longsor, Dinas PUTR Lumajang Lakukan Gugur Gunung di Dam Rakinten

badge-check


					Cegah Banjir Dan Tanah Longsor, Dinas PUTR Lumajang Lakukan Gugur Gunung di Dam Rakinten Perbesar

Bagikan

 

LUMAJANG, IniBaruBerita.id – Memasuki musim hujan, Dinas Pekerjaan umum dan tata ruang ( PUTR ) Lumajang, bersama pemerintah Desa Tukum dan Pemerintah Kecamatan Tekung. melakukan normalisasi sungai di Dam Rakinten, Desa Tukum dengan cara gugur gunung, Rabu (20/11/24)

Menurut Joko Heri Prasetyo, pelaksana tugas bidang sumber daya air, dinas pekerjaan umum dan tata ruang Lumajang. Kegiatan ini dilakukan sudah masuk periode ke 5 dan untuk di Dam Rakinten ini, petugas melakukan normalisasi sepanjang 800 meter. Dengan cara gotong royong.

“Gugur gunung ini merupakan kegiatan rutin petugas pekerjaan umum dan tata ruang, bersama kelompok himpunan petani pemakai air dan pemerintah di wilayah masing-masing” ucap Joko PLT Kabid SDA Dinas PUTR Lumajang.

Normalisasi di dam rakinten yang dilakukan dengan cara gugur gunung ini, diharapkan bisa memupuk rasa gotong royong antar Pemerintah Desa hingga Pemerintah Kabupaten dan masyarakat. Serta sekaligus diharapkan bisa mencegah terjadinya banjir, tanah longsor dan memperlancar air ke are pertanian warga.

“Jaringan irigasi rakinten ini mengairi 190 hektar yang berada di 3 desa. Desa Tukum, Desa Denok dan Desa Wonokerto Kecamatan Tekung, kami disini menggelorakan semangat gotong royong antara pemerintah dengan pemerintah Desa, kecamatan, maupun kelompok hippa dan petani untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong dan rasa memiliki terkait dengan insfratruktur jaringan irigasi” pungkas Joko. (Ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak

2 April 2026 - 18:33 WIB

Bantu Warga Jelang Lebaran, BKMS dan Tenant KEK JIIPE Sediakan 2.300 Paket Sembako Murah

12 Maret 2026 - 16:45 WIB

Kinerja Jajaran BPN Bali Diapresiasi, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

12 Maret 2026 - 16:14 WIB

Bupati Lepas Kampanye Zakat BAZNAS Gresik, 50 Sopir Angkot Dapat Bantuan

11 Maret 2026 - 10:01 WIB

Trending di Pemerintahan