Menu

Mode Gelap
Sabet Juara di Ajang MTQ XXXII Kabupaten Gresik, MINU Tratee Putera Konsisten Cetak Generasi Qur’ani Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik

Pemerintahan

Tekan Stunting, Pemdes dan Kader Posyandu Sidorejo Gencar Edukasi Gizi ke Masyarakat

badge-check


					Tekan Stunting, Pemdes dan Kader Posyandu Sidorejo Gencar Edukasi Gizi ke Masyarakat Perbesar

Bagikan

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Sidorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik terus menggencarkan edukasi pentingnya menjaga asupan makanan bergizi demi menekan angka stunting. Salah satu langkah kongkrit adalah menggelar pelatihan pengisian buku check up balita dan lansia, serta ibu hamil dan menyusui.

Tujuan kegiatan ini yakni memantau tumbuh kembang anak serta memotivasi ibu hamil dan menyusui agar tetap menjaga pola makan bergizi. Selain itu, pelatihan juga diisi dengan pengobatan gratis.

Pj. Kepala Desa Sidorejo Saiful Haq mengatakan, pelatihan check up balita dan lansia, serta ibu hamil dan menyusui ini tidak hanya melibatkan pemerintah desa (Pemdes) dan kader posyandu. Tetapi juga menggandeng Puskesmas Bungah.

“Dari Puskesmas Bungah ada Ibu Fitri Nafazah, peserta 20 kader Posyandu, 6 perangkat desa dan 5 RT RW se-Desa Sidorejo,” ujarnya.

Saiful menjelaskan bahwa pemberian edukasi maupun pelatihan bagi ibu balita dan lansia, serta ibu hamil dan menyusui ini rutin digelar setiap bulan oleh pemerintah desa bersama Ponkesdes, penggerak PKK dan Kader Posyandu.

“Setiap bulan ada giat dari bidan desa di Ponkesdes pemeriksaan dan pengobatan gratis dan balita Lansia bersama penggerak PKK dan Kader Posyandu, diikuti rutin sekiar 70 Lansia dan 30 an balita,” terang dia.

Pihaknya berharap upaya pemberian edukasi gizi dan pelatihan semacam ini dapat mengintervensi angka stunting di daerahnya. Sebab dibutuhka peran penting semua pihak, apalagi pemdes, kader Posyandu merupakan garda terdepan yang langsung berada di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak

2 April 2026 - 18:33 WIB

Bantu Warga Jelang Lebaran, BKMS dan Tenant KEK JIIPE Sediakan 2.300 Paket Sembako Murah

12 Maret 2026 - 16:45 WIB

Kinerja Jajaran BPN Bali Diapresiasi, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

12 Maret 2026 - 16:14 WIB

Bupati Lepas Kampanye Zakat BAZNAS Gresik, 50 Sopir Angkot Dapat Bantuan

11 Maret 2026 - 10:01 WIB

Trending di Pemerintahan