Menu ✖

Mode Gelap
Air PDAM Kembali Mengalir di Malasan Wetan, Warga Apresiasi Pengawalan Komisi II DPRD Probolinggo 7 OPD Pemkab Probolinggo Transaksikan Rp691 Juta ke Satu Penyedia, Pengadaan Jadi Sorotan JKN Probolinggo Turun Drastis, Rendra Soroti Nasib Warga Miskin Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah dari Rumah, Alfiana Firda Afnaini Salurkan Bak Sampah ke Lima Desa Kenalkan Dunia Parlemen Sejak Dini, TK Tunas Bangsa Kunjungi Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo

Pemerintahan

Perhutani Bondowoso Salurkan TJSL untuk Pembangunan Mushola

badge-check


					Perhutani Bondowoso Salurkan TJSL untuk Pembangunan Mushola Perbesar

BONDOWOSO, Inibaruberita.id – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, Perhutani menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk mendukung percepatan pembangunan Mushola Al-Hidayah sekaligus penguatan sarana Taman Pendidikan Qur’an (TPQ). Bantuan diserahkan pada Jumat (28/11) di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Seksi Keuangan, SDM Umum dan Sarpra KPH Bondowoso, Heddy Shita Fraksna Srimintarti Dewi, didampingi Kasi Produksi dan Ekowisata Sugianto, KSS SDM dan Umum Dwi Cahyani, serta Asper Panarukan Thofik Imam Hidayat.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso melalui Heddy menyampaikan bahwa penguatan pendidikan keagamaan merupakan langkah strategis untuk membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan peduli lingkungan.

“Pendidikan spiritual sejak dini akan membentuk habitus sosial yang berlandaskan moralitas dan kepedulian ekologis. Kami berharap bantuan TJSL ini dapat memperkuat akhlak dan kesadaran lingkungan anak-anak di sekitar hutan,” ujarnya.

Heddy menambahkan bahwa program TJSL bukan hanya bersifat bantuan material, tetapi memiliki multiplier effect terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar kawasan hutan. Integrasi nilai religius dan pendidikan lingkungan diyakini mampu menumbuhkan etika ekologis yang berkelanjutan.

Sementara itu, Mastik, pengasuh Mushola Al-Hidayah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi Perhutani Bondowoso yang dianggap sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Bantuan ini sangat berarti bagi pengembangan fasilitas pendidikan dan kegiatan religius anak-anak. Kami akan memaksimalkan penggunaannya demi memperkuat dimensi spiritual sekaligus kesadaran ekologis mereka,” tuturnya.

Melalui program ini, Perhutani KPH Bondowoso menegaskan perannya sebagai agent of sustainability, yaitu institusi pengelola hutan yang tidak hanya fokus pada produktivitas, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan sosial-edukatif serta penguatan harmoni manusia dan lingkungan.

(Kom-PHT/Bdw/Mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

6 November 2026 - 13:35 WIB

Air PDAM Kembali Mengalir di Malasan Wetan, Warga Apresiasi Pengawalan Komisi II DPRD Probolinggo

6 November 2026 - 13:28 WIB

7 OPD Pemkab Probolinggo Transaksikan Rp691 Juta ke Satu Penyedia, Pengadaan Jadi Sorotan

5 November 2026 - 13:17 WIB

JKN Probolinggo Turun Drastis, Rendra Soroti Nasib Warga Miskin

5 November 2026 - 05:07 WIB

PUPR Probolinggo Tegaskan Tiga Proyek Infrastruktur Belum Dibayar 100 Persen, Tunggu Uji Teknis dan Laboratorium

30 Oktober 2026 - 04:53 WIB

Trending di Pemerintahan