Menu ✖

Mode Gelap
Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI Sunday Clinic RS Petrokimia Gresik, Periksa Kesehatan Lebih Fleksibel di Akhir Pekan 25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan

Pemerintahan

Disebut Tak Pasang Papan Proyek, Kades Pandanan Gresik Membantah: “Itu Dirusak”

badge-check


					Disebut Tak Pasang Papan Proyek, Kades Pandanan Gresik Membantah: “Itu Dirusak” Perbesar

Gresik,inibaruberita.id – Disebut tak memasang papan nama proyek pembangunan rest area yang ada di desanya, Kades Pandanan Kecamatan Duduksampyan Kabupaten Gresik Suryadi membantah keras.

Dia mengatakan, sebelum pelaksanaan pembangunan rest area, pihaknya sudah memasang papan informasi. Namun, sejak beberapa hari ternyata dirusak.

“Papan nama proyek fisik pembangunan rest area Nol Kilometer Desa Pandanan dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya, Kamis (26/10/2023).

Kades Suryadi menyatakan, rest area ini dibangun melalui anggaran dana desa (DD) tahun anggaran 2023. Nantinya, tempat tersebut digunakan sebagai lokasi peristirahatan di batas Gresik – Lamongan.

Selain itu, pembangunan rest area ini nantinya diharapkan menjadi ikon baru di Desa Pandanan, bahkan lebih jauh bisa mendongkrak ekonomi sekitar.

“Jadi rest area yang dibangun ini akan dijadikan jujukan pengendara jalur Pantura untuk istirahat dan nanti masyarakat bisa berjualan disana sehingga bisa mendongkrak perekonomian,” terangnya.

Terkait adanya pengurusakan papan nama proyek, Suryadi sangat menyayangkan. Untuk itu, atas kejadian tersebut, dia akan malaporkan oknum pengrusakan ke pihak berwajib yakni kepolisian setempat

“Kami selaku kepala desa akan menindak lanjuti persoalan ini dan melaporkan kepada pihak yang berwajib atas pengrusakan papan nama tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, pengrusakan papan informasi proyek ini merupakan sabotase yang dilakukan oleh oknum. Apalagi, tak berselang lama, terdapat pemberitaan miring di media daring.

“Jadi janggal, ketika papan itu dirusak, ada oknum media yang tidak bertanggungjawab memberitakan seolah olah tidak ada papan nama dan dibuat berita miring, bahkan tidak pernah konfirmasi,” imbuhnya. (ang/tfq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oka Mahendra, dari Dapil Pesantren hingga Kursi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo

26 September 2026 - 09:39 WIB

DPRD Kabupaten Probolinggo Bahas Nasib PPPK dan Persoalan Agraria dengan Anggota DPR RI

25 September 2026 - 15:00 WIB

25 Pejabat Resmi Digeser, Bupati Gresik Akhirnya Buka Suara Soal Mutasi Eselon II

25 September 2026 - 09:51 WIB

Perubahan Desil DTSEN Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Probolinggo Dorong Transparansi Data

25 September 2026 - 09:27 WIB

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

Trending di Pemerintahan