Menu

Mode Gelap
Sabet Juara di Ajang MTQ XXXII Kabupaten Gresik, MINU Tratee Putera Konsisten Cetak Generasi Qur’ani Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik

Pemerintahan

Disebut Tak Pasang Papan Proyek, Kades Pandanan Gresik Membantah: “Itu Dirusak”

badge-check


					Disebut Tak Pasang Papan Proyek, Kades Pandanan Gresik Membantah: “Itu Dirusak” Perbesar

Bagikan

Gresik,inibaruberita.id – Disebut tak memasang papan nama proyek pembangunan rest area yang ada di desanya, Kades Pandanan Kecamatan Duduksampyan Kabupaten Gresik Suryadi membantah keras.

Dia mengatakan, sebelum pelaksanaan pembangunan rest area, pihaknya sudah memasang papan informasi. Namun, sejak beberapa hari ternyata dirusak.

“Papan nama proyek fisik pembangunan rest area Nol Kilometer Desa Pandanan dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya, Kamis (26/10/2023).

Kades Suryadi menyatakan, rest area ini dibangun melalui anggaran dana desa (DD) tahun anggaran 2023. Nantinya, tempat tersebut digunakan sebagai lokasi peristirahatan di batas Gresik – Lamongan.

Selain itu, pembangunan rest area ini nantinya diharapkan menjadi ikon baru di Desa Pandanan, bahkan lebih jauh bisa mendongkrak ekonomi sekitar.

“Jadi rest area yang dibangun ini akan dijadikan jujukan pengendara jalur Pantura untuk istirahat dan nanti masyarakat bisa berjualan disana sehingga bisa mendongkrak perekonomian,” terangnya.

Terkait adanya pengurusakan papan nama proyek, Suryadi sangat menyayangkan. Untuk itu, atas kejadian tersebut, dia akan malaporkan oknum pengrusakan ke pihak berwajib yakni kepolisian setempat

“Kami selaku kepala desa akan menindak lanjuti persoalan ini dan melaporkan kepada pihak yang berwajib atas pengrusakan papan nama tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, pengrusakan papan informasi proyek ini merupakan sabotase yang dilakukan oleh oknum. Apalagi, tak berselang lama, terdapat pemberitaan miring di media daring.

“Jadi janggal, ketika papan itu dirusak, ada oknum media yang tidak bertanggungjawab memberitakan seolah olah tidak ada papan nama dan dibuat berita miring, bahkan tidak pernah konfirmasi,” imbuhnya. (ang/tfq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2

8 April 2026 - 10:59 WIB

Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak

2 April 2026 - 18:33 WIB

Bantu Warga Jelang Lebaran, BKMS dan Tenant KEK JIIPE Sediakan 2.300 Paket Sembako Murah

12 Maret 2026 - 16:45 WIB

Kinerja Jajaran BPN Bali Diapresiasi, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

12 Maret 2026 - 16:14 WIB

Bupati Lepas Kampanye Zakat BAZNAS Gresik, 50 Sopir Angkot Dapat Bantuan

11 Maret 2026 - 10:01 WIB

Trending di Pemerintahan