Menu

Mode Gelap
Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9 Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Semarak, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

Pemerintahan

Komitmen Atasi Kemiskinan, Bupati Salurkan Bansos ke Tukang Becak dan Dhuafa melalui Baznas Gresik

badge-check


					Komitmen Atasi Kemiskinan, Bupati Salurkan Bansos ke Tukang Becak dan Dhuafa melalui Baznas Gresik Perbesar

Gresik – Dalam momentum Halal Bihalal pasca-Hari Raya Idulfitri, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan komitmennya dalam penanggulangan kemiskinan dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 90 penerima manfaat, yang terdiri dari dhuafa dan tukang becak, Kamis (17/04), di Aula Putri Mijil.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat prasejahtera. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib, Asisten I Sekretariat Daerah Suprapto, Kabag Kesra M. Yusuf Ansyori, serta perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Yani menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam kehidupan masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah hadir memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kepedulian. Salah satunya melalui bantuan sosial yang hari ini kami salurkan,” ujar Gus Yani.

Ia menekankan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan yang sedang dijalankan oleh Pemkab Gresik tidak hanya terbatas pada pemberian bantuan langsung, tetapi juga menyasar aspek-aspek fundamental seperti validasi data kemiskinan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pembentukan kelembagaan ekonomi desa seperti Koperasi Merah Putih.

“Jadi ini bagian dari strategi besar. Kita tidak ingin masyarakat kita hanya menerima bantuan, tetapi juga kita dorong agar memiliki daya saing ekonomi. Bansos penting, tapi pemberdayaan ekonomi jauh lebih penting,” tegasnya.

Bantuan sosial yang diberikan kali ini mendapat sambutan hangat dari para penerima manfaat. Salah satunya adalah Asrori, seorang tukang becak asal Kebungson, yang mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga saya. Saya merasa senang dan bersyukur atas perhatian dari pemerintah,” ungkapnya.

Gus Yani berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Gresik yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

 

Reporter : Angga Purwancara

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan