Menu

Mode Gelap
Kepala Kemenhaj Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sururi sebagai Ketua DPD FK KBIHU Gresik  Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh Reno Handoyo Jadi Satu-satunya Pendaftar Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Panitia Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Susulan Pembangunan Gedung SMPI Tarbiayatul Hasan Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Tak Dilibatkan

Pendidikan

Abaikan SE Kemenag, MAN 1 Gresik Tetap Gelar Tasyakuran Kelulusan dengan Iuran Siswa Jutaan Rupiah

badge-check


					Abaikan SE Kemenag, MAN 1 Gresik Tetap Gelar Tasyakuran Kelulusan dengan Iuran Siswa Jutaan Rupiah Perbesar

Foto : Prosesi Tasyakuran Kelulusan Siswa kelas XII Tahun Ajaran 2024/2025 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik.

 

Gresik – Tasyakuran kelulusan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2024/2025 yang digelar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik berlangsung meriah. Ribuan peserta mulai guru, siswa-siswi, serta para tamu undangan termasuk jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bungah hadir memadati halaman sekolah setempat.

Informasi yang dihimpun, tasyakuran kelulusan siswa yang digelar megah dengan diisi serangkaian acara tersebut menelan biaya cukup fantastis. Kabarnya masing-masing orang tua murid diminta membayar iuran mencapai jutaan rupiah dengan dalih untuk sejumlah kebutuhan, salah satunya untuk biaya tasyakuran.

“Bayarnya 1.270.000, tapi itu ada rincian lainnya,” kata salah satu Siswa MAN 1 Gresik peserta tasyakuran yang enggan disebut identitasnya, Rabu (14/2025).

Kepala Sekolah MAN 1 Gresik Muhari melalui Seksi Humas As’ad mengungkapkan, nominal pembayaran telah disepakati sebelumnya melalui rapat wali murid dan komite. Meski sebagian orang tua murid keberatan dengan adanya iuran atau dana tambahan untuk biaya tasyakuran.

“Bahwa adanya uang dari wali murid sudah merupakan kesepakatan dari wali murid dan komite,” ujarnya.

Ia menyebut, total ada 418 siswa kelas XII yang lulus Tahun Ajaran 2024/2025. Namun bagi orang tua murid yang tidak sepakat nominal iuran yang telah disepakati dengan alasan keberatan, mereka tidak mengikuti tasyakuran.

“Tidak semua wali murid dari 418 siswa ini setuju dengan adanya tambahan dana sebesar 1.270.000. Namun sesuai kesepakatan terbanyak yaitu 95% dari wali murid siswa setuju. Sedangkan 5% tidak setuju,” terang As’ad.

As’ad menerangkan bahwa jika tasyakuran kelulusan siswa kelas XII MAN 1 Gresik Tahun Ajaran 2024/2025 tidak diselenggarakan, pihak sekolah khawatir siswa-siswi justru menyelenggarakan acara di tempat lain seperti hotel tanpa persetujuan sekolah, bahkan menyalahi aturan yang berlaku.

“Ada kekhawatiran jika siswa melakukan perpisahan sendiri di hotel dengan cara yang tidak baik,” tandas dia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik Pardi mengaku telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada pihak sekolah agar tidak menarik biaya untuk kegiatan Tasyakuran maupun Pembinaan Kelulusan Siswa yang dapat memberatkan orang tua murid.

“Kemenag tidak berkaitan dengan anggaran dan sudah kami berikan edaran tidak boleh ada dana yang memberatkan,” tegasnya.

Pardi tidak menampik bahwa Kemenag tidak melarang pihak sekolah di bawah naungannya untuk menggelar tasyakuran dan pembinaan. Namun dengan catatan sudah mendapat persetujuan melalui rapat wali murid dan komite, serta tidak ada biaya yang memberatkan.

“Mereka (panitia tasyakuran MAN 1 Gresik, red) sudah mendapat persetujuan melalui rapat wali murid. Kami berpegangan pada aturan dari atasnya,” jelasnya.

Sebagai informasi, Tasyakuran kelulusan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2024/2025 yang digelar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik belakangan menuai pro dan kontra dan viral dalam unggahan di postingan akun media sosial (Medsos) Facebook. Berbagai kalangan berkomentar dan tidak sedikit yang menganggap acara tersebut sekedar seremonial sekaligus hanya menambah beban biaya orang tua murid.

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembangunan Gedung SMPI Tarbiayatul Hasan Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Tak Dilibatkan

13 Juli 2026 - 07:20 WIB

Viral Siswa Tak Lolos SPMB, Dispendik Gresik Tegaskan Proses Berjalan Sesuai Aturan dengan Prinsip Transparansi

17 Juni 2026 - 09:54 WIB

Dinas Pendidikan Gresik Raih Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Komitmen Tingkatkan Mutu

10 Juni 2026 - 18:22 WIB

Kadisperpusip Gresik Apresiasi Konsistensi PT Smelting Salurkan CSR untuk Perkuat Literasi Daerah

22 Mei 2026 - 03:01 WIB

Sabet Juara di Ajang MTQ XXXII Kabupaten Gresik, MINU Tratee Putera Konsisten Cetak Generasi Qur’ani

21 April 2026 - 02:24 WIB

Trending di Pendidikan