Menu

Mode Gelap
Tanggal 9 Besok Terakhir! BPPKAD Gresik Ajak Masyarakat Manfaatkan Bebas Denda dan Diskon PBB-P2 Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif dan Ramah Anak Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk Polisi Tutup Jalur Madakaripura Probolinggo Usai Insiden Jembatan Putus Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Joyfull Ramadhan dan Selasar Hangat, Kemenag Gresik Bagikan 720 Bingkisan

Pendidikan

Pertama di Jatim, Sebanyak 11.509 Lulusan SMP di Kabupaten Gresik Tahun Ini Terima E-Ijazah

badge-check


					Pertama di Jatim, Sebanyak 11.509 Lulusan SMP di Kabupaten Gresik Tahun Ini Terima E-Ijazah Perbesar

Bagikan

Gresik – Sebanyak 11.509 siswa lulusan SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Gresik tahun ini tidak lagi mendapat ijazah fisik. Sebab, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik akan mengganti ijazah fisik dengan penerbitan ijazah elektronik (E-ijazah) yang dimulai siswa kelulusaan tahun ajaran 2024/2025.

E-ijazah ini dilakukan untuk menjamin siswa dalam mengakses ijazahnya kapan saja. Termasuk, memberikan jaminan kemudahan pada siswa bahwa tidak ada lagi ijazah yang ditahan seperti yang terjadi di daerah lain. 

Selain itu, juga menjamin keamanan ijazah jika terjadi kerugian akibat bencana seperti banjir atau peristiwa kebakaran. Dengan demikian, peserta didik tetap memiliki ijazah asli yang dapat diakses dengan mudah kapan saja. 

Kepala Bidang Pendidikan Pengelolaan SMP Dispendik Gresik, Syifaul Qulub mengatakan, tranformasi ijazah fisik kertas ke digital ini merupakan langkah maju mengikuti perkembangan zaman di era digital. Dispendik Gresik juga menggandeng Dinas Komisi Informasi (Diskominfo) dalam melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek).

“Sejauh ini Dispendik Gresik sudah memberikan sosialisasi kepada seluruh SMP negeri dan swasta yang berjumlah 119 lembaga. Termasuk Bimtek juga sudah diberikan dan berkolaborasi dengan Diskominfo,”ucap Syifaul Qulub, Senin (16/6/2025).

Ditambahkan Syifaul Qulub, kebijakan Dispendik Gresik berdasarkan Permendikbudristek No. 58 Tahun 2024 tanggal 7 Oktober 2024 tentang Ijazah Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang bertujuan untuk memodernisasi administrasi pendidikan.

“Seluruh data peserta didik telah berhasil diunggah ke dalam Aplikasi E-Ijazah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Proses verifikasi dan validasi data dilakukan secara cermat oleh pihak sekolah dan dinas, terkait data kelulusan sementara (DNS) maupun Residu DNS, untuk memastikan keabsahan setiap peserta informasi didik dan kepala sekolah,”imbuhnya. 

E-ijazah ini juga mendapat dukungan dari semua Kepala Sekolah SMP di Kabupaten Gresik. Hal ini disampaikan sejumlah Kepala Sekolah melalui Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Gresik, Beri Avita Prasetiya.

“MKKS SMP Negeri Kabupaten Gresik mendukung penuh langkah dari Dispendik yang mulai menerbitkan E-ijazah untuk lulusan SMP tahun ini karena ini sangat bermanfaat bagi anak didik untuk ke jenjang pendidikan selanjutnya,”pungkasnya.

 

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Kepedulian, UPT SMPN 1 Gresik Gelar Ramadan Fest, Bagikan 2.000 Takjil hingga Nuzulul Quran

7 Maret 2026 - 21:45 WIB

Mahasiswa KKN UTM Inovasikan Limbah Plastik LDPE Jadi Paving Block di Desa Manyarejo

17 Januari 2026 - 13:19 WIB

PGRI Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-80 dengan Aksi Donor Darah Bersama Guru

27 November 2025 - 14:26 WIB

Dispendik Gresik Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Peringatan Hari Guru Nasional

27 November 2025 - 07:40 WIB

Peringati Hari Guru Nasional, Ketua PGRI Gresik: Guru Harus Tingkatkan Kompetensi di Era Digital

26 November 2025 - 23:09 WIB

Trending di Pendidikan